Fri10202017

Last update03:48:09 AM

Back You are here: Home Berita Utama PAD Lamteng Terus Anjlok

Berita Utama

PAD Lamteng Terus Anjlok

GUNUNG SUGIH- DPRD Lampung Tengah (Lamteng) membentuk panitia khusus (pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ini lantaran telah sepuluh tahun PAD Lamteng terus anjlok dan tak pernah melonjak signifikan. "Target pansus mengevaluasi menyeluruh perda berkaitan dengan pendapatan masih layak atau tidak.

Juga akan menggali semua potensi-potensi obyek pajak daerah yang telah dihapus," kata Sekretaris Pansus PAD DPRD Lamteng, Hi. Saifulloh Ali KM, SE di ruang kerjanya, Kamis (12/10). Menurut politisi Partai Demokrat ini, jumlah penduduk 1,4 juta dan ratusan perusahaan, dana bagi hasil BPKB, retribusi parkir dan dari pihak ketiga yang ada kerja sama dan lain-lain, namun PAD-nya hanya 120 miliar dalam waktu sepuluh tahun.


"Inilah yang mengugah kami membentuk Pansus PAD. Masak selama saya jadi anggota DPRD dari tahun 2009, PAD kita hanya meningkat sebesar itu. Inikan tak masuk akal," ucapnya. Dia menyatakan, Pansus PAD ini juga mendapat dukungan penuh Bupati Mustafa untuk menggenjot PAD dari pajak parkir, kemasan hasil produksi, pemeriksaan hewan dan pengelolahan air limbah.

Pajak ini, kata ia, semua tentunya dapat ditarik dan dipaksakan asalkan pemerintah menyediakan pasilitasnya. Dan targetnya paling tidak PAD Lamteng bisa meningkat 500 miliar untuk kedepannya. "Saya optimis target ini bisa terealisasi jika digali bersama-sama. Jangan pernah takut karena pegawai dan DPRD sudah ada gaji, tunjangan dan lain-lain.

Tugas legislatif dan ekskutif memperjuangkan kepentingan masyarakat agar sejahtera," ucapnya. Dia meyakini kebijakan dari Bupati Mustafa itu untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lamteng. "Pasti bisa asalkan kita bersama masyarakat kompak, karena Lamteng milik kita bersama," katanya. (dra/win)