Fri10202017

Last update03:48:09 AM

Back You are here: Home Berita Utama Khottob: Pelaku Lebih dari 12 Orang

Berita Utama

Khottob: Pelaku Lebih dari 12 Orang

KOTAAGUNG- Pengadilan Negeri Kota Agung Kabupaten Tanggamus Lampung, menggelar sidang perdana perkara kasus penyerangan dan perusakan rumah Ahmad Khottob, Ketua DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Pringsewu, Selasa (10/10). Sidang tersebut menghadirkan dua terdakwa yaitu Yongki dan Agus Hidayat,

selain terdakwa juga dihadirkan para saksi yang meringankan yaitu Nando lalu juga menghadirkan empat saksi yang memberatkan yaitu Ahmad Khattab, Untung Sukoyo, Susanto dan Misman. Sidang perkara yang dipimpin oleh hakim Ketua Faridh Zuhri,SH.M.Hum digelar sekitar pukul 13.00 Wib

awal persidangan mengahdirkan dua terdakwa yaitu Yongki dan Agus Hidayat, dengan perkara tindak pidana penyerangan dan Pengrusakan rumah Ahmad Khottob yang dilakukan oleh para terdakwa. Sebelum para saksi diminta kesaksiannya terlebih dahulu dilakukan sumpah yang dibimbing oleh hakim, selanjutnya saksi Ahmad Khottob sekaligus korban dari pengrusakan

tersebut memberikan kesaksian bahwa penyerangan yang dilakukan oleh terdakwa dilakukan bersama sama dengan pelaku lebih dari 12 orang dan secara membabi buta diawali dengan kata-kata kasar serta intimidatif. Kasus perusakan yang terjadi pada Juli sangat menyita perhatian publik dan kegaduhan di kalangan media yang sempat beredar isu terkait perselisihan terkait bingkai foto Bupati Pringsewu.

Dari kronolgis kejadian karban menyapaikan di ruang sidang "Beramai-ramai mereka datang dengan senjata terhunus dan berteriak akan membunuh saya, saya yang kebetulan saat kejadian berada dirumah Untung Sukoyo hanya bisa melihat karena dicegah keluar, yang paling saya khawatirkan adalah kondisi istri saya yang saat itu dalam keadaan sakit dan berada di kursi roda," terang Ahmad kattab dalam kesaksiannya.

Selanjutnya saksi yang memberatkan terdakwa secara bergantian satu persatu untuk memberikan kesaksian di ruang sidang pengadilan,dari semua keterangan saksi bahwa benar melihat keterlibatan terdakwa Penyerangan dan Pengrusakan rumah Ahmad Khottob yang dilakukan Yongki dan kawan-kawan.

"Pertama kali saya melihat yang keluar dari halaman pagar rumah pak Khottob itu si Agus Hidayat dengan memegang senjata tajam berupa celurit, selanjutnya saya penasaran ada yang memanggil nama Yongki, saya pun melihat Yongki keluar dari halaman rumah dengan memegang senjata sejenis parang," terang Untung dalam kesaksiannya.

Kemudian dari semua kesaksian dari para saksi yang memberatkan juga saksi yang meringankan terdakwa yang disampaikan diruang sidang dibenarkan oleh pihak terdakwa. Hakim Faridh Zuhri, SH.M.Hum mengakhiri sidang, memutuskan sidang ditunda dan akan dilanjutkan dengan sidang keterangan terdakwa Selasa Minggu depan.

"Sidang ditunda sampai pada hari Selasa depan 17 Oktober 2017," ucapnya dalam sidang. (tim)