1508487287 1508485428 1508483914 1508482065 1508480236 1508478352 1508476488 1508474593 1508471437 1508469927 1508468428 1508466904 1508465088 1508463237 1508461672 1508459854 1508458037 1508456527 1508455008 1508453500 1508451994 1508450489 1508448977 1508447473 1508445660 1508444152 1508442341 1508440530 1508438717 1508436910 1508435099 1508433292 1508431478 1508428293 1508426446 1508424883 1508423375 1508421563 1508419710 1508417899 1508416083 1508414572 1508412745 1508410924 1508409111 1508407235 1508405376 1508403867 1508402357 1508400809 1508398973 1508397110 1508395174 1508393613 1508392106 1508390191 1508388319 1508384374 1508382868 1508381363 1508379680 1508377841 1508376027 1508374200 1508372661 1508370845 1508369019 1508367511 1508365700 1508364186 1508362375 1508360505 1508358698 1508357190 1508306534 Lampung Tengah

Wed10182017

Last update03:48:09 AM

Back You are here: Home Daerah Lampung Tengah

Lampung Tengah

Disnakertrans Canangkan Program Lapangan Kerja

Lampung Tengah, Menekan angka pengangguran dan menunjang program Kampung Entreprneur Creatif (KECe), Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)mencanangkan program perluasan kesempatDisnakertrans an kerja berbasis potensi kampung.

Kepala Disnakertrans Lamteng, Joni Syarif mengatakan, Kabupaten Lamteng memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan menjadi nilai-nilai ekonomi. Terutama di kampung-kampung. Namun jika tidak dikembangkan secara maksimal, hal ini akan menjadi permasalahan tersendiri. Ia menerangkan, Lamteng memiliki wilayah yang sangat luas,

ada sekitar 7 ribu RT. Jika setiap RT ada 1 orang yang menganggur, maka sebanyak tujuh ribu angkatan kerja di Lamteng menganggur. "Untuk mengatasinya kami membuat terobosan perluasan kesempatan kerja berbasis potensi kampung. Agar mereka bisa bekerja, memiliki ketrampilan dan memiliki usaha,"ujarnya kepada pers, Kamis (12/10/2017).

Nantinya, melalui program ini para angkatan kerja di setiap kampung di Lamteng akan diberi pembinaan dan pelatihan serta bantuan alat sesuai potensi yang ada di kampung. Seperti di bidang perikanan, Disnakertrans telah membuatkan kolam ikan. Kemudian di bidang lainnya seperti pertukangan, perkebunan, pertanian, kerajinan dari bambu, dan potensi lainnya.

Mereka diberi pelatihan membentuk kelompok kerja masing-masing terdiri dari 20 orang. "Bantuan yang sudah di berikan seperti pembuatan kolam ikan, pertukangan, pabrik tahu, alat pembuat batik, dan bahan dasar pembuat batik,"katanya. Menurutnya, program tersebut juga untuk mendukung progam KECe yang digulirkan Bupati Lamteng Dr. Ir. Mustafa.

Diharapkan hal ini bisa mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kita sengaja bergerak di kampung-kampung supaya mereka yang nganggur bisa berkurang. Kita berharap kedepan program ini dapat terus berjalan, sehingga masyarakat Lamteng menjadi sejahtera,"ujarnya.

Pihaknya berpesan agar masyarakat bisa merubah cara berpikirnya bahwa di setiap kampung tempat tinggalnya memiliki banyak potensi yang bisa di kembangkan menjadi nilai-nilai ekonomi. Sehingga masyarakat harus kreatif, inovatif, dan tidak boleh bermalas-malasan. Sementara Bupati Lamteng Mustafa mengatakan,

Program KECe sejalan dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) untuk menciptakan tenaga kerja mandiri. "Jika ini bisa berjalan secara bersinergi dan konsisten, Insya Allah apa yang menjadi target kita dapat terwujud, yakni memberdayakan pemuda, mengentas pengangguran dan menciptakan lapangan kerja.

Alhamdulillah sejauh ini program KECe sudah berjalan cukup baik, dan ini akan terus kita kembangkan."ujar bupati. (Rendra)

Genjot PAD Dewan Bentuk Pansus

Lampung Tengah, Genjot pendapatan asli daerah (PAD), DPRD Lampung Tengah (Lamteng) membentuk Panitia Khusus (Pansus) PAD lantaran sudah sepuluh tahun ini PAD Lamteng terus menurun, tidak pernah meningkat signifikan. Hal ini diungkapkan Sekertaris Pansus PAD DPRD Lamteng Hi. Saifulloh Ali KM, SE mewakili Ketua Pansus I Kadek Asian Nafiri kepada pers di ruang kerjanya, Kamis (12/10/2017).

"Alhamdulilah Pansus PAD telah terbentuk dan sudah diparipurnakan. Target Pansus mengevaluasi secara menyeluruh Perda yang berkaitan dengan pendapatan yang masih layak atau tidak. Pansus juga akan menggali semua potensi-potensi dari obyek pajak daerah yang telah di hapus. Sehingga tidak ada lagi kita berjuang untuk kepentingan pribadi.

Namun kita menaikkan PAD yang notabennya untuk kepentingan rakyat,"ungkapnya. Menurut politisi Partai Demokrat ini, jumlah penduduk Lamteng sebanyak 1,4 juta jiwa ditambah ratusan perusahaan, dana bagi hasil BPKB, retribusi parkir dan dari pihak ketiga yang ada kerjasama dan lain-lain.

Namun PAD Lamteng hanya sebesar Rp 120 Miliar dalam kurun waktu sepuluh tahun. "Hal inilah yang menggugah kami membentuk Pansus PAD. Masak selama saya jadi anggota DPRD dari tahun 2009 lalu, PAD kita hanya meningkat sebesar itu. Inikan gak masuk akal,"ucap Saifulloh Ali.

Wakil rakyat yang duduk dikursi DPRD Lamteng ini menyatakan, bahwa Pansus PAD ini juga mendapat dukungan penuh dari Bupati Mustafa dalam rangka meningkat PAD Lamteng. Yaitu bersumber dari pajak parkir, kemasan hasil produksi, pemeriksaan hewan dan pengelolahan air limbah. Pajak ini semua tentunya dapat ditarik dan dipaksakan asalkan pemerintah

menyediakan pasilitasnya. Dan targetnya paling tidak PAD Lamteng bisa meningkat 500 Miliar untuk kedepannya. "Saya optimis target ini bisa terealisasi jika digali bersama-sama. Jangan pernah merasa takut karena pegawai dan dewan sudah ada gaji, tunjangan dan lain-lain. Tugas legislatif dan eksekutif adalah bagaimana memperjuangan kepentingan masyarakat agar sejahtera.

Saya yakin kebijakan yang diambil Bupati Mustafa tentunya untuk kemajuan kabupaten dan kesejahteraan masyarakat Lamteng. Pasti bisa asalkan kita bersama masyarakat kompak, karena Lampung Tengah milik kita bersama."pungkasnya.(Rendra)

Ustad-Ustad Kondang Bakal Sambangi Daerah Lamteng

GUNUNG SUGIH - Peringatan tahun baru Islam 1439 Hijriah di Kampung Endang Rejo Kecamatan Seputih Agung diramaikan dengan kehadiran ustadz Mumuy, Jumat (29/9/2017) malam. Hadir pula dalam acara tersebut Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa.

Selain ustad Mumuy, dikabarkan ada tiga ustad lainnya yang akan menyambangi Lampung Tengah. Mereka yakni Ustadz Widjayanyo yang akan berlangsung di Lapangan Kampung Sri Tejokencono Kecamatan Kotagajah pada 4 Oktober mendatang.

Lalu dilanjutkan ustadzah Mamah Dedek yang akan memeriahkan pengajian akbar di Kampung Kuto Winangun Kecamatan Sendang Agung pada 9 Oktober dan Ustad Nur Maulana di kediaman kepala kampung Lempuyang Bandar (Kayu Palis) Kecamatan Way Pengubuan.

Pada kesempatan itu Bupati Mustafa Mustafa mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan Muharam untuk mengintrospeksi diri. Menjadikan bulan yang baik ini sebagai bagian untuk meningkatkan kebaikan kepada sesama.

"Tahun baru Islam 1 Muharam 1439 Hijriah, dapat dimaknai sebagai peristiwa hijrah. Hal ini juga dapat dimaknai sebagai cermin perjuangan untuk memperbaiki kehidupan, yang disertai keberanian, perjuangan, dan sifat rela berkorban seperti yang dicontohkan Rasulullah saw," paparnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Ronda ini juga menyosialisasikan sejumlah program pemerintah yang tengah dijalankan, mulai dari dari pembangunan jalan kampung terpanjang 704,26 kilometer, program kampung entrepreneur creative (KECe) untuk mengentas pengangguran, program keamanan lewat ronda dan sejumlah program lainnya.

"Saat ini Lampung Tengah sedang gencar-gencarnya membangun. Tak hanya fisik, tetapi juga sumber daya manusianya. Linmas, RT, ibu-ibu PKK dan pemuda, semua kita berdayakan. Saya harap semangat ini diikuti dengan keinginan masyarakat untuk berubah dan maju. Mari bersama-sama kita bangun Lampung Tengah yang lebih baik," pungkasnya.(Rendra)

Gayausakti Potensial Budidaya Bebek Pedaging

GUNUNG SUGIH - Kampung Gayasakti Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah memiliki potensi untuk pengembangan budidaya bebek pedaging hal ini mengingat sumber bahan pakan maupun faktor alam yang cukup mendukung.

Kepala Kampung Gayasakti, H. Imron Kurniadi, SE mengatakan bahwa rencana pengembangan budidaya ternak ini kedepan akan ditangani oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), selain usaha penggemukan sapi juga akan dikembangkan ke arah usaha penggemukan bebek pedaging, mengingat sudah ada penampung yang siap membeli bebek pedaging.

"Untuk pengembangan sapi dan bebek, sumber pakannya tidak sulit didapat. Harga jual bebek juga relatif stabil dan sebagai permulaan saya pribadi mencoba budidaya bebek pedaging ini," jelas Imron, Jumat (29/9).

Menurut Imron, sinergi dengan program KECe diharapkan masing-masing daerah memiliki usaha sesuai dengan potensi dan kemampuannya, sehingga dengan usaha tersebut dapat menyerap tenaga kerja yang bermuara kepada peningkatan kesejahteraan keluarga.

"Mayoritas warga disini bermata-pencaharian sebagai petani, oleh karenanya pelayanan terhadap masyarakat terkadang dilakukan pada malam hari setelah mereka pulang dari ladang atau pagi hari sebelum mereka melakukan aktifitas pokok dan itupun terkadang mereka tidak datang ke kantor Kampung," ujar Imron.

Kampung Gayausakti juga memiliki pasar kampung dan aktifitas pasar hanya berjalan dua kali dalam sepekan yakni pada hari Selasa dan Sabtu, dari pasar kampung ini juga ada income bagi kampung walaupun nilainya tidak begitu besar, pungkas Imron. (Rendra/Bur)

Pemda dan Polisi Komitmen Ronda dan Patroli Bersama

GUNUNG SUGIH - Bersama-sama menjaga keamanan di wilayah hukum Kabupaten Lampung Tengah menjadi komitmen yang dibangun pemerintah kabupaten dan aparat kepolisian Lampung Tengah. Komitmen ini diwujudkan dalam program ronda dan patroli bersama yang dilakukan warga dan kepolisian.

Seperti ronda yang berlangsung di Kecamatan Seputih Agung, Sabtu (30/9) dini hari. Bupati Lampung Tengah Dr. Ir. Mustafa dan warga mendapat pendampingan langsung dari pihak kepolisian yang di pimpin langsung oleh Kapolres Lampung Tengah AKBP Purwanto Puji Sutan.S.Ik.MH. Ronda diawali di kampung Endang Rejo Kecamatan Seputih Agung.

Dengan mengendarai sepeda motor, bupati dan kapolres berkeliling dari pos ronda satu ke pos ronda lainnya memantau keamanan dan aktivitas ronda warga. Bupati Mustafa menyatakan Pemkab Lampung Tengah terus bersinergi dengan kepolisian dalam rangka meningkatkan keamanan.

Langkah ini dilakukan menyusul Lampung Tengah menjadi kabupaten terluas di Lampung, dimana rasio antara jumlah penduduk dan personel kepolisian tidak memadai.

“Karenanya kekuatan rakyat harus digerakkan. Lewat ronda, warga tidak hanya berpangku tangan tetapi juga diajak untuk ikut bertanggung jawab menjaga wilayahnya. Alhamdulillah ronda disambut baik, dengan kesadaran masing-masing mereka aktif melaksanakan ronda,” ungkap Mustafa.

Sinergitas dengan kepolisian, ditegaskan bupati muda ini, akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Tak hanya lewat ronda, saat ini Pemkab Lampung Tengah juga tengah memfasilitasi pembangunan Mako Mako Brimob Lampung Tengah yang berlokasi di Kecamatan Anak Tuha.

“Ini menjadi bukti bahwa sinergitas kami (pemerintah dan kepolisian) telah terjalin dengan baik. Saya harap hal ini bisa dipertahankan, kita bahu membahu menjaga keamanan bersama. Jika kita punya kesadaran dan semangat yang sama, saya percaya Lampung Tengah bisa benar-benar aman,” pungkas Mustafa.

Sementara itu Kapolres AKBP Puji Sutan mengatakan pihaknya telah mengerahkan para personelnya untuk rutin melakukan patroli keamanan di tiap-tiap kampung. Dengan adanya ronda warga, menurutnya hal tersebut sangat membantu tugas kepolisian.

“Karenanya saya meminta warga agar tetap aktif ronda. Sudah ada teladan dari bupatinya, tentu ini harus kita laksanakan semaksimal mungkin. Kerjasama kepolisian dan warga, mudah-mudahan bisa mewujudkan daerah yang aman dan nyaman,” tandasnya.(Rendra)

 

Tim Relawan KECe Siap Bantu Pembuatan Izin Usaha

GUNUNG SUGIH - Usaha untuk menyukseskan program kampung entrepreneur creative (KECe) terus dilakukan para pemuda yang tergabung dalam relawan KECe. Tak hanya melakukan pendampingan, tim relawan KECe juga siap membantu pelaku usaha atau UMKM untuk membuat surat izin usaha.

Hal ini diungkapkan tim Relawan KECe saat menyambangi sejumlah UMKM di Kampung Purwodadi Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah, Jumat, 29/9/2017. Menurut Syam, Ketua Relawan KECe, masih banyak pelaku usaha yang belum mengantongi surat izin.

"Karenanya kami siap membantu prosesnya. Kebetulan Pak Bupati juga telah menggratiskan pembuatan SIUP. Pelaku UMKM yang membutuhkan surat izin usaha ini, kami siap bantu, akan kami fasilitasi," ungkap Syam.

Di Kampung Purwodadi, Tim Relawan KECE mengunjungi usaha kremes singkong/gruplbi milik Ibnu, salah satu pelaku UMKM setempat. Pada kesempatan itu, berpesan agar usaha-usaha kecil agar diperhatikan. Misal mempermudah proses mendapatkan Nomor Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT).

"Saya sangat mendukung program KECe yang digulirkan pak bupati. Saya harap lewat program kami, usaha kami lebih diperhatikan. Salah satunya untuk mendapatkan nomor P-IRT, mohon bisa difasilitasi," ungkapnya.

Kunjungan relawan KECe dilanjutkan ke usaha untir-untir milik Sukmiyanto. Disini relawan diajak melihat proses produksi pembuatan untir-untir dan pendistribusiannya. Syam menambahkan program Kece juga disupport langsung dinas perindustrian Lampung Tengah.

Untuk memudahkan komunikasi antar pelaku UMKM, pihaknya juga telah membuat group Paguyuban KECe di aplikasi Whatsapp. "Program Kece ini memberikan semangat baru bagi masyarakat khususnya pelaku usaha kecil menengah. Karena selain di support Langsung oleh Bupati, program ini juga menjadi sarana saling tukar informasi antar masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya Bupati Mustafa pernah menyatakan pemberian surat izin usaha gratis menjadi salah satu upayanya menyukseskan program KECe. Tak hanya membekali skill entrepreneur, pihaknya berjanji akan memberikan kemudahan akses atau izin bagi para pelaku usaha.

“Target program KECe adalah melahirkan sebanyak mungkin entrepenuer di tiap kampung. Berbagai upaya telah kami lakukan, mulai dari pemberdayaan pemuda, kami bekali mereka keterampilan. Lalu menghidupkan UMKM maupun KWT, dan kami memberikan izin gratis pada mereka,” jelasnya.(Rendra)

Ketua PA Gunungsugih , Kalianda Dilantik

GUNUNG SUGIH - Dengan alasan untuk lebih mengenal daerah Lampung, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandarlampung Drs.H. Endang Ali Ma'sum, SH. MH memilih Lampung Tengah sebagai lokasi pelantikan Ketua Pengadilan Agama (PA) Gunungsugih, Drs. Aripin, SH, MH dan Ketua PA Kalianda, Dra Hj. Sartini, SH, MH yang berlangsung di Sesat Agung Nuwo Balak, Jumat (29/9).

Menurut Endang, keinginan untuk dapat singgah di Sesat Agung Nuwo Balak akhirnya bisa tercapai. "Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati DR. Ir. Hi. Mustafa yang telah memfasilitasi lokasi kegiatan pelantikan ketua Pengadilan ini. Kebetulan saya sudah lama ingin sekali bisa ke Nuwo Balak. Alhamdulillah, hari ini saya bisa berada di Nuwo Balak," kata Endang Ali Ma'sum.

Berkaitan dengan program kerja, Endang Ali Ma'sum menerangkan, bahwa pengadilan agama memiliki program unggulan, yakni sidang isbat nikah terpadu. Sidang isbat nikah terpadu bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial atau leading sector lainnya.

"Selain itu, sidang isbat nikah terpadu nantinya akan melibatkan KUA di bawah Kementerian Agama. Mudah-mudahan program ini dapat terlaksana dengan baik. Kami juga berupaya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara prima. Mindset-nya harus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," terang Endang.

Sementara Ketua Pengadilan Agama Gunungsugih Drs. Aripin, S.H., M.H. menyatakan siap untuk meningkatkan kinerja sebagai aparat penegak hukum melayani masyarakat untuk mencari keadilan. PA Gunungsugih telah selesai melaksanakan program sidang diluar kantor. Tercatat ada 24 kegiatan sidang diluar kantor yang dilaksanakan.

Salah satunya diselenggarakan di Kecamatan Kalirejo dengan wilayah yang mencakup Kecamatan Pubian, Padangratu dan Kecamatan Selagailingga. Kemudian juga dilaksanakan di Kecamatan Seputihmataram mencakup Bandarmataram dan sekitarnya. Kegiatan sidang diluar kantor sebagai upaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sehingga, masyarakat tidak terlalu jauh untuk datang ke Kantor Pengadilan Agama Gunungsugih. "Sementara untuk program sidang isbat nikah terpadu direncanakan akan dimulai pada 2018 nanti," ujar Aripin. Bupati Mustafa mengatakan, siap mendukung program Pengadilan Agama Gunungsugih.

Wujud nyata kontribusi Pemkab Lamteng, yakni memfasilitasi kendaraan dinas baru bagi ketua Pengadilan Agama Gunungsugih. "Kami tetap menjaga silaturahmi dan akan selalu mendukung program kerja Pengadilan Agama, termasuk dengan sidang isbat nikah.

Dengan kerjasama yang baik, saya berharap kedepan Lamteng akan tetap terjaga kedamaian di kabupaten ini," kata Mustafa. Mustafa juga mengenalkan program KECe, yakni Kampung Entrepreneur Creative yang melibatkan berbagai unsur di kampung, sepertinya pemberdayaan pemuda.

Dengan demikian, tidak ada lagi pengangguran yang terjadi di Lamteng karena semua pemuda berkarya. Hasil karya pemuda atau warga akan menjadi sumber pendapatan.

"Kampung KECe ini menciptakan wirausaha-wirausaha baru di kampung-kampung. Kalau semua warga sudah memiliki usaha masing-masing, maka permalasahan keuangan dalam keluarga bisa teratasi. Dan tidak ada lagi perceraian dalam rumah tangga karena faktor ekonomi," ujar Mustafa.
(Rendra)