Fri10202017

Last update03:48:09 AM

Back You are here: Home Siger Pemprov ajak Masyarakat tak Tergantung dengan Beras

Siger

Pemprov ajak Masyarakat tak Tergantung dengan Beras

BANDARLAMPUNG-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung mengajak masyarakat Lampung untuk tak hanya ketergantungan pada satu komoditas pangan seperti beras, tetapi dapat memberagamkan pola pangan demi menjaga keseimbangan gizi.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, Kusnardi, Provinsi Lampung memiliki sumber daya alam, sumber daya biologi, dan sumber daya genetik yang melimpah untuk dijadikan olahan makanan beragam dan bernilai gizi melebihi beras.

"Marilah kita memberagamkan pola pangan, artinya tak ketergantungan pada satu komoditas tertentu sehingga banyak alternatif kalau ada kejadian seperti bencana alam dan sebagainya, kita bisa tetap hidup segar, sehat, kuat tanpa tergantung dari satu komoditi pangan," kata Kusnardi, di Halaman Kantor Gubernur Lampung, Selasa (10/10).

Menurutnya, konsumsi pangan sangat erat kaitannya terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM). Bukti empiris menunjukkan kualitas SDM sangat ditentukan status gizi yang baik. Status gizi yang baik, ditentukan jumlah asupan pangan yang dikonsumsi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dinilai telah berhasil menurunkan konsumsi beras dari 105 kilogram per kapita per tahun pada 2015 menjadi 95,4 kg/kapita/tahun pada 2016, menyusul berhasilnya program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Sebagai gambaran, pada pola konsumsi 2016, masyarakat Lampung mengaplikasikannya dengan baik, ditandai dengan skor Pola Pangan Harapan (PPH) 80,4. Tidak hanya itu, Pemprov Lampung turut menyosialisasikan pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman. (rik/ron)