Mon11202017

Last update07:08:51 AM

Back You are here: Home Siger Lampung Dapat Anugrah Pandu Negeri 2017

Siger

Lampung Dapat Anugrah Pandu Negeri 2017

BANDAR LAMPUNG-Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) memberikan Anugerah Pandu Negeri 2017 kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk kategori Kinerja dan Tata Kelola yang Baik di Graha CIMB Niaga, Jakarta.

Penghargaan disampaikan mantan Wakil Presiden Boediono selaku ketua Dewan Penasehat IIPG dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kepada Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo yang diwakili Kepala Badan Litbang Daerah Provinsi Lampung Mulyadi Irsan, di Graha CIBM Niaga Jakarta, Jumat malam (10/11).

Dalam surat elektronik yang diterima Haluan Lampung, Minggu (12/11) Boediono Wakil Presiden RI periode 2009-2014 ini mengatakan, melalui Anugerah Pandu Negeri ini, IIPG berharap pemimpin daerah yang memiliki kinerja dan tata kelola baik terus meningkatkan kinerja karena memiliki prospek menjadi calon pemimpin tingkat nasional. Sehingga lebih memperkaya sumber calon pemimpin untuk regerenasi kepemimpinan nasional, khususnya dari pemimpin daerah berprestasi.

"Semoga mereka yang menerima Anugerah Pandu Negeri ini bisa menjadi contoh bagi daerah dan pemimpin daerah lain. Terutama dalam meningkatkan kinerja pembangunan dan dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang baik dan amanah. Sebagaimana kita harus mampu berdiri tegak menjadi Pandu Ibu Pertiwi atau teladan dalam membangun daerah yang dipimpin," ujar Boediono.

Anugerah Pandu Negeri diberikan kepada enam provinsi terpilih, yakni Lampung, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Nusa Tenggara Barat. “Alhamdulillah anugerah ini berkat dukungan seluruh jajaran pemerintah Provinsi Lampung dan kabupaten/kota,” kata Gubernur Lampung Ridho Ficardo.

Sedangkan Mendagri Tjahjo Kumolo berharap, penghargaan ini makin mendorong pemerintah daerah dan kepala daerah seluruh Indonesia lebih bersemangat meningkatkan kinerja dan tata kelola pemerintahan.

"Ini ide dan momen yang bagus karena bisa merangsang bagi yang telah dan belum mendapatkan penghargaan. Semoga mampu merangsang daerah dan kepala daerah untuk berkembang dan lebih baik lagi," ujar Tjahjo.

Sementara, Ketua Umum IIPG Sigit Pramono mengatakan, ada dua aspek yang menjadi penilaian. Yakni performance yang meliputi pertumbuhan ekonomi, pengembangan manusia, dan hasil terobosan baru. Kedua, governance yang meliputi tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan, dan antikorupsi.

Selain menilai 34 provinsi se-Indonesia, IIPG juga menilai kinerja dari 416 kapubaten dan 99 kota di Indonesia. Selanjutnya, 50 pemerintah daerah keluar menjadi nominasi penghargaan. Juri ajang penghargaan ini antara lain mantan Menteri ESDM Kuntoro Mangkusubroto, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperti Erry Riyana Hardjapamekas, mantan anggota KPK Chandra M Hamzah, Djisman S Simanjuntak, Sidharta, dan Harkristuti Harkrisnowo. (*/ron)