Ridho-Bachtiar Kembali ‘Rujuk’

Hari ini Daftar ke KPU

Haluanlampung.com, BANDAR LAMPUNG- Setelah nama Sutono mencuat dalam bursa calon pemilihan gubernur (pilgub) Lampung 2018 yang berpasangan dengan Herman HN, kini konstelasi politik di Lampung kembali digemparkan dengan kembalinya pencalonan Bachtiar Basri sebagai wakil gubernur dari petahana M. Ridho Ficardo. Karena sebelumnya Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah mengumumkan bahwa Ridho akan berpasangan dengan Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan. Otomatis dengan “Rujuknya” kembali pasangan beda generasi ini bakal melahirkan “Rhido Berbakti Jilid II”.
Dikhabarkan Ridho Berbakti jilid II ini akan melangsungkan pendaftaran ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, hari ini (10/1), pukul 13.00 WIB, sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Lampung pada Pilgub mendatang.
Perubahan strategi politik Ridho di injury time pendaftaran calon menjadi kejutan tersendiri bagi Bachtiar yang sudah berpikir pasrah tak bisa kembali maju mendampingi Ridho.
“Ini surprize bagi saya kerena sebelumnya sudah diumumkan kalau saya tak bisa kembali maju mendampingi pak Ridho di Pilgub mendatang. Diumumkan bahwa wakil adalah Helmi Hasan jadi semalam ada komunikasi dengan Ridho bahwa saya bisa ikut, dan ini juga agak langka kejadiannya. Patut saya syukuri. Insya Allah akan ada Ridho Berbakti jilid II,” ujar Bachtiar, saat diwawancarai awak media, di Kanwil Kemenkumham Provinsi Lampung, Selasa (9/1).
Jika di periode selanjutnya dapat melanjutkan tugas kepemimpinannya, Bachtiar berharap hubungannya dengan Ridho bisa selalu harmonis seperti saat ini, sehingga setiap target pembangunan menuju Lampung maju dan sejahtera dapat tercapai dengan baik.
Sementara untuk tim pengawalan saat mendaftar ke KPU, ia mengatakan akan membatasi jumlah pendukung yang hadir karena demi tetap tercipta kenyamanan bagi pengguna jalan raya.
Kandidat pasangan ini paling banyak diusung oleh partai politik dan jumlah kursi terbanyak ketimbang kandidat lainnya yakni 25 kursi, diantaranya 11 kursi partai Demokrat, 10 kursi Gerindra, dan 4 kursi PPP.
Namun terkait belakangan santer terdengar PAN akan kembali ke koalisi pengusung Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim setelah Ridho batal berduet dengan Helmi Hasan, Bachtiar tak merisaukan hal tersebut. (Erik/JJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *