Bandara Raden Inten II Dapat Catatan Khusus Udara

Haluanlampung.com, BANDARLAMPUNG- Bandara Raden Inten II siap mendukung upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyiapkan Bandara Raden Intan II jadi Bandara Internasional untuk jadi embarkasi haji penuh.
Kepala Bandara Raden Inten II, Asep Kosasih, mengatakan pertemuan ini terkait persiapan Bandara Raden Inten II jadi embarkasi haji penuh.
“Prinsipnya, kami siap dukung upaya Pemprov dalam menjadikan Bandara Raden Inten II jadi Bandara embarkasi haji penuh,” kata Asep usai rapat koordinasi dengan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI, Prof Nizar di Rumah Kayu Way Halim, Bandar Lampung Sabtu (3/2).
Saat ini, kata ia, pihak bandara sedang meningkatkan fasilitas pendukung.
“Kami upayakan untuk semua syarat selesai pada awal Maret, sekarang masih dikebut dengan dibantu pokja sendiri” lanjut Asep.
Terkait, Garbarata, Asep menjelaskan bahwa itu merupakan proyek strategi nasional yang pekerjaan fisiknya sudah selesai pada 31 Desember.
“Sedangkan untuk operator orang dan peralatan penunjang yang lainnya masih harus dilakukan uji coba untuk dapatkan sertifikasi. Tapi, targetnya Maret sudah selesai uji coba,” jelas Asep.
Dia melanjutkan setiap bandara punya karakter, termasuk Soeta, Kualanamu, dan Balikpapan.
“Untuk uji coba kelayakan sudah dilakukan awal Januari. Alhamdulillah, beroperasi dengan baik,” ucapnya.
Asep menerangkan Bandara Raden Inten II pun sudah di-notime-kan (catatan khusus untuk udara). “Karena Bandara Raden Inten II sudah punya 12 packing stand dalam 2 hari berkerja,” terangnya.
Kemudian, Asep pun menerangkan untuk proyek Garbarata ini kekurangannya adalah rencana induk masih domestik.
“Sehingga masih ada yang perlu direvisi untuk mendukung proyek garbarata, rencana induk harus adendum. Selain itu sudah clear,” ucapnya. (kah/win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *