Jalan Kaki 1 Jam, Dede Dapat Sepeda Dari Wabup

Haluanlampung.com, KARAWANG– Dede Santana, siswa SMPN 2 Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, berjalan kaki selama satu jam lebih menuju sekolah sudah dua tahun di geluti. Dede yang tinggal di Kampung Cisadang, RT.001/RW.004, Desa Wanajaya, itu menempuh jarak enam kilometer menuju Jalan Raya Badami-Loji.
Dari sana, ia baru mendapatkan kendaraan umum menuju sekolah.
“Kalau ada uang, saya naik elf, kalau nggak lanjut jalan kaki,” ungkap Dede di Rumah Dinas Wakil Bupati Karawang, Senin,(12/3). Meski kampung tempat ia tinggal berada di tengah-tengah kawasan industri Karawang Internasional City (KIIC), namun tak ada angkutan umum di sana. Untuk sampai jalan yang dilalui angkutan umum, Dede harus melewati jalan setapak, mendaki bukit, menyeberang sungai, dan melintasi pemakaman mewah Graha Sentosa Memorial Park. Setiap pagi, siswa kelas VIII itu berangkat pukul 05.30 WIB dan pulang pukul 16.00 WIB.
“Supaya tidak terlambat, saya biasa berangkat lebih awal,” imbuh Dede. Maya yang pernah melihat, merasa iba karena melihat Dede berjalan kaki sambil menenteng sepatu. “Dia nggak mau sepatunya kotor, karena memang naik-naik bukit dan tanah merah,” ujar Maya. Kemudian Maya berinisiatif melaporkan cerita Dede kepada Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari. Pria yang akrab disapa Jimmy itu kemudian mengundang Dede ke rumah dinasnya, dan memberi sebuah sepeda. “Mudah-mudahan meringankan perjalanan kamu. Semangat belajarnya ya,” kata Ahmad.
Jimmy bahkan menginstruksikan bawahannya untuk meninjau Kampung Cisadang. Ia mengaku heran di dekat kawasan industri masih ada permukiman terisolasi.(kompas.com)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *