Menguak ‘Mainan’ Proyek Dinas PUPR Lamsel

Haluanlampung.com, BANDARLAMPUNG –Pengerjaan sejumlah proyek yang dinaungi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Lampung Selatan (Lamsel) APBD 2017 diduga dikerjakan tidak sesuai dengan ketentuan. Salah satunya proyek Peningkatan Jalan Hotmix Ruas Desa Babatan-Umbul Bayur, Kecamatan Ketibung, yang dikerjakan PT Bumi Perkasa Kalipancur, meski baru rampung dalam hitungan bulan kondisi jalan ini justru sudah rusak berat. Diduga kondisi ini disebabkan kurangnya pengawasan pihak Dinas PUPR Lamsel, sehingga potensi terjadinya kecurangan atau permainan dalam pengerjaan proyek ini sangat terbuka.
Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, didapati kualitas proyek senilai Rp 4.967.987.000 ini sangat buruk dan terkesan dikerjakan asal jadi. Bahkan di beberapa titik aspal hotmix terlihat sudah mengelupas. Bukan hanya itu, di beberapa titik juga terlihat jalan bergelombang dan aspal yang megelupas berserakan di pinggir jalan. Parahnya jika turun hujan, jalan yang merupakan askes angkutan kendaraan berat ini menjadi kubangan.
Kondisi yang lebih parah, di beberapa lokasi jalan juga terlihat retak-retak. Kondisi ini diduga akibat ketebalan hotmix tidak sesuai dengan ketentuan teknis serta kualitas hotmixnya juga sangat meragukan.
Terkait kondisi ini, sejumlah warga sekitar mengaku kecewa atas kualitas pengerjaan proyek tersebut, betapa tidak jalan yang selama ini menjadi akses utama sudah betahun-tahun menjadi harapan warga justru kualitas pengerjaaannya sangat mengecewakan. Untuk warga meminta pihak Dinas PUPR Lamsel untuk mendesak rekanan segera memperbaiki jalan tersebut.
“Ya kami sangat kesewa dengan kualitas jalan tersebut, Dinas PU diharapkan segera memanggil rekanan untuk diperbaiki mumpung masa pemeliharaannya masih ada,” kata salah seorang warga setempat, Senin (12/2).
Sebrelumnya, Kades Babatan Suhartini membenarkan jika kondisi proyek tersebut sangat buruk, terlebih jalan tersebut merupakan akses utama bagi kendaraan berat.
“ Ya kami sebelumnya pernah meminta jalan penghubung Babatan –Umbul Bayur itu dibuat jalan beton atau dicor, tapi sebagian malah dihotmix. Akhirnya sekarang rusak lagi,” jelasnya.
Senada dengan Kades, Camat Katibung Sabilal menegaskan jika kerusakan jalan Babatan ini harus disikapi dengan serisu, artinya rekanan harus bertanggung jawab melalui dinas terkait. Pihaknya kecamatan menurutnya, hanya sebatas menyampaikan aspirasi masyarakat.
“Secepatnya akan kita lakukan pertemuan dengan pihak terkait untuk mencarikan solusi,” ujarnya.
Sementara, terkait temuan ini, Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan Anjar Asmara belum berhasil dikonfirmasi meski sudah dikonfirmasi via WA, namun belum dibalas. (Tim/JJ).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *