RSUD Ryacudu ‘Berguru’ ke DSR

Haluanlampung.com, GUNUNG SUGIH– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kota Bumi, Lampung Utara, berstudi banding ke RSUD Demang Sepulau Raya (DSR) Lampung Tengah selama dua hari dari 13-14 Maret 2018.

Studi banding dilakukan lantaran RSUD Ryacudu ingin belajar ke RSUD-DSR, dalam mengelola managemen rumah sakit serta pelayanan yang dilakukan.

Besar kemungkinan kenapa RS Ryacudu ingin belajar ke RS-DSR, karena RS Demang mampu bangkit dari keterpurukan. Dan kini mampu di akui sebagai rumah sakit tipe C yang mendapat perdikat paripurna bintang lima, dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Utara Dr. Hi. Sri Widodo yang datang dengan 60 rombongan SKPD dari struktur pemerintahan dan rumah sakit sangat terkesan dengan pelayanan rumah sakit pemerintah di Lampung Tengah.

“Kami sangat terkesan dengan sambutan yang baik dari RS-DSR, seperti naik pesawat boing 787, betul-betul luar biasa,” ucap Sri Widodo, yang terkesan dengan pelayanan rumah sakit Demang.

Kata Sri Widodo, selain memberikan pelayanan baik kepada pasiennya, ternyata rumah sakit pemerintah di Lampung Tengah ini juga memperhatikan kesejahteraan pegawainya. Inilah jadi daya tarik pihaknya studi kaji ke RS-DSR, dan tak studi banding ke rumah sakit yang lebih bagus di Jakarta.

“Ini karena kita tertarik dengan semangat kerja dari RS-DSR Lampung Tengah. Yang kita ingin pelajari di rumah sakit ini adalah semangat kerjanya, dari “zero jadi Hero” kita gak salah belajar kesini,” kata Sri Widodo dengan kesan kagum terhadap pegawai rumah sakit Demang.

Sri Widodo bercerita, bahwa pihaknya kenal dengan RS-DSR karena sering muncul di koran. Dengan kata bercanda, mengutarakan “sering muncul di koran karena banyak pemberitaan yang aneh-aneh tentang rumah sakit”.

“Tapi semua pemberitaan itu sudah hilang. Malah saya dengar saat ini rumah sakit pemerintah Lampung Tengah ini sudah bintang lima. Ini tentu sangat luar biasa. Dan tujuan kami kesini gak aneh-aneh, hanya ingin belajar dan di motifasi. Mohon di motifasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt. Bupati Lampung Tengah Hi. Loekman Djoyosoemarto, S.Sos, sangat mengapresiasi studi kaji yang dilakukan RSUD Ryacudu ke RS-DSR. Ia menilai, kedatangan RS Ryacudu merupakan suatu kebanggan bagi RS Demang untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan rumah sakit.

“Tentu kita sangat bangga dipilih sebagai lokasi studi kaji. Mudah-mudahan apa yang ada di RS-DSR ini, bisa di adopsi oleh RS Ryacudu Kota Bumi, Lampung Utara untuk diterapkan disana,” tandasnya. (dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *