Anggaran Pemilihan Muli Menkhanai Pringsewu Disoal

Haluanlampung.com, PRINGSEWU-Selain dinilai kurang memiliki persiapan, anggaran pemilihan grand Final Muli Menkhanai dan Putri Otonomi Kemilau Kabupaten Pringsewu, diduga dijadikan ajang bancakan para oknum di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk meraup keuntungan pribadi. Betapa tidak, fasilitas yang dipersipakan panitia tidak sebanding dengan anggaran yang ada sebesar Rp279.375.000,-
Pantauan Haluan Lampung, fasilitas seperti tenda, kursi serta aksesoris panggung sangat tidak memenuhi harapan sesuai dengan ajang yang dihelat. Terlebih, banyak tamu undangan yang kebagian tempat duduk. Kondisi ini berbanding terbalik saat ajang yang sama digelar pada tahun sebelumnya, yang mana ajang pada tahun 2017 lalu digelar sangat meriah. Ada kesan jika kegiatan ini digelar sebagai formalitas untuk penyerapan anggaran dan tidak sesuai dengan anggaran yang ada.
Salah seorang tamu undangan MI dan BS yang meminta namanya disamarkan mengatakan, penjaringan Muli Mekhanai tahun 2018 kurang maksimal, karena menurutnya di tahun sebelumnya 2017 acara tahun ini cukup megah dan meriah dan tamu undangan diberikan tempat yang sudah disediakan panitia.
“Untuk tahun 2018 ini banyak tamu yang terlihat berdiri karena kekurangan tempat duduk dan tenda yang kurang memadai, ya hasilnya bisa dilihat sendiri mas,” ujarnya, saat ditemui di lokasi, Minggu (25/3).
Terkait hal itu, Pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) Muli Mekhanai, Rapina Pita Uli mengatakan, untuk kegiatan ajang Muli Mekhanai sudah melalui tahapan seleksi yang ketat,
Mulai dari penjaringan di tingkat sekolah menengah atas sampai seleksi yang diadakan di Dispora dan Parawisata dan menyisihkan para peserta yang masuk ke Gran final.
“Peserta yang masuk grand final ini sudah menjadi bagian dari promosi wisata Kabupaten Pringsewu, dan perserta yang mendapatkan juara satu tersebut mendapat uang pembinaan sebesar dua juta lima ratus, juara dua (2 juta) dan juara 3, satu juta lima ratus, serta juara harapan 500 ribu, untuk mensosialisasikan Muli Mekhanai kami berkerjasama dengan Radio Sabaputra,” ungkapnya.
Rapina juga menambahkan, untuk anggaran kegiatan Muli Mekhanai tahun 2018 hanya 150 juta.
“Hhal wajar ketika banyak kekurangan. Kalau dikatakan belum siap kami sudah mempersiapkan rangkaiannya. Anggaran yang kami miliki terbatas mas, dan bukan kami yang mempersiapkan perlengkapan itu, tapi kami serahkan ke EO (Event organizer) CV.Persilia,” ujarnya, belum lama ini.
Berdasarkan data yang dihimpun, terkait rekapitulasi belanja langsung berdasarkan program dan kegiatan tahun anggaran 2018 di Dinas Pemuda Olahraga Dan Parawisata Kabupaten Pringsewu, tertera beberapa item kegiatan untuk pemilihan Muli Mekhanai dan Putri Otonomi Kilau Pringsewu sebesar Rp.279.375.000,- yang terinci dipergunakan untuk sewa tenda, kursi, sound sistem, baju adat Lampung, lighting, Panggung, dekorasi, sewa tari kostum pembuka, sewa alat musik tradisional, dengan berjumlah lebih kurang 20 item. (Hermanto/JJ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *