33 Komunitas Driver Taksi Online Tolak PM 108

Haluanlampung.com, BANDAR LAMPUNG– Sedikitnya 33 Komunitas Driver Taksi Online Lampung, menggelar aksi damai di Tugu Adipura, Bandarlampung, Senin (26/3) di depan kantor DPRD Lampung dan kantor Gojek. Aksi yang berlangsung dengan tertib tersebut untuk menolak terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Angkutan orang dengan kendaraan bermotor tidak dalam trayek. PM 108 dinilai telah merugikan taksi online juga masyarakat pengguna jasa.
Koordinator Aksi Febi Arisma dalam orasinya menyatakan, aksi tersebut sebagai respon dari rencana pemerintah yang akan memberlakukan Permenhub 108.

“Ya, aksi sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Kami menolak PM108. Selain aksi kami juga galang dukungan berupa tandatangan para driver (bermaterai) dan akan kami kirimkan kepada Presiden Jokowi,” kata Febi, Senin (26/3).
Jika PM108 diberlakukan, lanjut Febi, dapat dipastikan akan menjadi momok bagi masyarakat Indonesia, tidak hanya driver akan tetapi masyarakat secara umum juga akan dirugikan.
“Kehadiran taksi online tidak hanya telah menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan upah yang menjanjikan. Akan tetapi lebih dari itu masyarakat telah terbantu dengan adanya subsidi/promo ongkos murah,” paparnya.
Kehadiran taksi online, lanjut Febi, adalah jawaban atas kegelisahan masyarakat akan hadirnya transportasi yang aman, nyaman dan murah, dan itu tidak mampu dihadirkan oleh pemerintah.
“Pemerintah semestinya memberikan kemudahan-kemudahan. Bukan justru membuat aturan yang justru menjadi ganjalan. Ini (taksi online) adalah kemajuan, jangan dibuat mundur lagi dengan aturan yang mengatur hal yang sudah teratur,” pungkasnya. (Ria/JJ).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *