Warga Persoalkan APK Paslonkada Tanggamus Belum Terpasang

Haluanlampung.com, TANGGAMUS – Hingga satu bulan massa kampanye, KPU Tanggamus belum memasang Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon kepala daerah (Paslonkada). Akibatnya, di sejumlah jalur dan tempat strategis, belum ada satupun APK dari kedua paslon bupati dan wakil bupati Tanggamus terpasang. Padahal, APK milik empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung sudah terpasang di sejumlah titik jalan di daerah itu.
Otomatis, dengan belum terpasangnya APK paslon bupati dan wakil bupati Tanggamus menimbulkan persoalan di kalangan masyarakat.
“KPU Provinsi sudah memasang gambar pasangan calon gubernur peserta Pilkada dari tanggal 15. Kok KPU Tanggamus belum ya? Ada apa, kan masyarakat butuh informasi itu,” ujar salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya, Senin (26/3).
Menanggapi hal itu, Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Tanggamus, Antoniyus mengakui APK untuk pasangan calon bupati wakil bupati Tanggamus memang belum terpasang.
“APK itu proses pengadaannya melalui lelang, Nah lelang kita melalui Unit Lelang Pengadaan (ULP) dari Provinsi Lampung, kalau untuk proses, sudah kita lakukan sejak dari 5 Februari yang lalu, ketika desain masuk ke kita, kita langsung kirim ke mereka, kami juga menunggu itu,” ungkap Antoniyus, Senin (26/3).
Namun, lanjut Antoniyus, dari informasi terakhir yang diperoleh pihaknya, APK tersebut saat ini sudah masuk ketahap cetak, dan selanjutnya segera akan didistribusikan ke Tanggamus.
“Dalam Minggu ini, kami yakin sudah selesai dan sudah bisa didistribusikan, jika ada pertanyaan dari masyarakat terkait hal ini, kami juga menganggap suatu hal yang wajar,” lanjutnya.
Untuk diketahui, APK yang menjadi tanggungjawab KPU Tanggamus yakni, baliho berukuran 3×5 meter sebanyak 10 buah, dan akan ditempatkan di lima titik zonasi yang sudah ditetapkan, yakni Kecamatan Bulok, Pugung, Pulau Panggung, Kotaagung dan Kecamatan Semaka. Untuk APK berupa spanduk berukuran 1×4 meter, sebanyak 2018 buah, secara teknis, pemasangan dipasang di dua titik setiap Pekon dan Kelurahan, yang ada di Tanggamus.
Sementara itu, untuk APK berupa umbul umbul berukuran 4×1 meter, KPU Tanggamus menyiapkan sebanyak 800 buah, dan akan dipajang di 20 titik disetiap Kecamatan.
Antoniyus menegaskan, APK tersebut tidak boleh dipasang di tempat tempat yang menjadi zona larangan pemasangan APK, seperti tempat ibadah, lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta, pusat pelayanan kesehatan dan bangunan atau gedung milik pemerintah. (Anton/JJ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *