Musrenbang DKP Bahas Program Padat Karya

BANDARLAMPUNG- Musrenbang Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Lampung membahas pentingnya program padat karya di daerah rentan rawan pangan, seperti di sejumlah daerah yang masih memiliki masyarakat kurang gizi (stunting).

Begitu disampaikan Plt. Asisten Pembangunan dan Kesra Taufik Hidayat saat mewakili Pjs. Gubrnur Lampung Didik Suprayitno dalam Musrenbang DKP di Ballroom Hotel Arinas Kamis (29/3).

Taufik mengatakan, untuk mengantisipasi daerah-daerah tersebut perlu komitmen kuat menyusun perencanaan program dan anggaran, baik tingkat daerah maupun pusat. Sehingga dapat tersusun perencanaan program dan anggaran tepat sasaran dan tujuan.
“Tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah diharapkan dapat selaraskan program ketahanan pangan pusat dan daerah dalam mencapai prioritas nasional, serta target pembangunan nasional 2019,” ujarnya.
Pemprov Lampung berharap agar musrenbang dapat dioptimalkan dengan sumber-sumber dana yang ada, baik APBD maupun APBN serta kerjasama swasta untuk meningkatkan investasi di daerah dalam mewujudkan Lampung aman dan sejahtera.
Kepala DKP Provinsi Lampung Kusnardi, menjelaskan sasaran kegiatan DKP Provinsi Lampung 2018, yaitu pengentasan wilayah rentan rawan pangan, peningkatan diversifikasi pangan, pemantapan distribusi dan pengendalian harga dan mutu pangan serta penyusunan analisis kebijakan pangan. (rilis)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *