Pemprov Follow Up MoU Pengembangan Pelabuhan Panjang

BANDARLAMPUNG- Pemprov Lampung mengapresiasi dan mendukung penuh pembangunan rencana induk pelabuhan (RIP) Panjang. Hal itu diwujudkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Gubernur Lampung (non-aktif) Muhammad Ridho Ficardo bersama Pelindo Pusat awal 2018.

Kini MoU tersebut terus dimatangkan oleh Pemprov dan Pelindo II dalam acara Rapat Pembahasan RIP, di Swiss-bell Hotel, Bandar Lampung, Selasa (10/4).

Plt. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan melalui MoU tersebut Pemprov bertekad mengoptimalkan dukungan terhadap pengembangan Pelabuhan Panjang.

“Pemprov Lampung sangat mendukung akan adanya pembangunan pelabuhan panjang. Salah satunya melalui MoU yang telah dilakukan antara Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo bersama Pelindo Pusat terkait rencana pengoptimalan dan dukungan terhadap pelabuhan panjang,” ujar Taufik Hidayat.

Menurut Taufik, Pelabuhan Panjang memiliki kapasitas dan potensi besar yang harus dikembangkan. “Terlebih lagi akan didukung dengan jalan tol trans sumatera (JTTS) sebagai logistik nasional, yang akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Lampung,” jelas Taufik.

Rencana ini, jelas Taufik, harus didukung dengan rekomendasi kesesuaian ruang, seperti dari PUPR dan Kelautan. “Kita harus mengantisipasi pembangunan pelabuhan ini, baik dari segi infrastruktur maupun suprastrukturnya. Untuk itu, semua pihak harus saling bersinergi agar rencana induk/master plan ini dapat terkoneksi dengan baik untuk kemajuan Lampung kedepan,” jelasnya. (rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *