Ratusan Barang Sitaan Napi Dimusnahkan

LAMPUNG TENGAH- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Gunungsugihm Lampung Tengah (Lamteng) musnahkan ratusan barang sitaan Handphone (HP), Kabel, Pisau Garpu, dan alat lainya yang berhasil disita dari para nara pidana (Napi) dan pengunjung yang masih membandel menyelundupkan barang yang dilarang dalam Lapas.
Kalapas Kelas III Gunungsugih Lampung Tengah Syarpani mengatakan, penyitaan barang bukti tersebut merupakan hasil dari penggeledahan rutin yang dilakukan anggota Lapas kepada para napi dan pengunjung yang berusaha menyelundupkan barang yang dilarang dimasukan ke dalam Lapas.
“Saya pimpin sendiri selama lima bulan, yang kemudian kita lakukan pemusnahan dengan cara di bakar,” ucap Syarpani, dalam perayaan syukuran HUT ke-54 Lapas Kelas III Gunungsugih, Lampung Tengah, Rabu (2/5).

Syarpani mengungkapkan, bahwa dihari perayaan HUT Ke-54 Lapas Kelas III Gunung Sugih ini, diharapkan bisa menjadi momen pembelajaran bagi kita semua.
“Saya berharap masyarakat sadar, akan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan hukum, dan tidak lagi menyelundupkan HP ke dalam Lapas. Semoga di usia yang Ke-54 ini Lapas Gunung Sugih bisa lebih meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.” ucapnya.
Di era teknologi sekarang ini, terang Syarpani, para napi tidak lagi harus bertanya kapan akan keluar, karena sudah ada data tinggal sidik jari, akan muncul kapan mendapat remisi dan kapan keluar (bebas). Selain itu juga, sudah ada fasilitas wartel, yang bisa di gunakan untuk komunikasi, yang kemarin di bantu dari pihak Bank BRI, sehingga barang terlarang seperti HP dalam Lapas bisa di hindari.
“Sebagai pelayan masyarakat, sudah seharusnya program nawacita Presiden Jokowi kita jalankan dengan baik. Kita harus ada di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan. Bukan saatnya kita di cari tapi kita yang menjemput dan memberikan pelayanan,” katanya.
Pihaknya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pak Alan sebagai pemilik tanah yang telah menghibahkan tanahnya kepada Lapas Gunung Sugih, yang kemungkinan nanti akan di bangun fasilitas gedung sebagai layanan informasi.
“Alhamdulilah, Lapas Kelas III Gunung Sugih telah mendapat hibah tanah dari pak Alan dengan luas tanah 15×150 meter persegi, yang nantinya akan di jadikan sebagai gedung pelayanan informasi dan layanan tunggu,” pungkasnya. (Rendra/JJ).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *