Residivis Curas Dibekuk

LAMPUNG TENGAH- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lampung Tengah berhasil membekuk residivis pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) spesialisasi kendaraan roda empat, yang kerap melakukan aksinya di wilayah hukum Polda Lampung, Jumat (4/5).
Kepala Sat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Rezky Maulana mendampingi Kapolres Lamteng AKBP Slamet Wahyudi mengatakan, pelaku merupakan bagian dari sindikat pencurian dengan pemberatan spesialisasi kendaraan roda empat yang kerap beraksi di wilayah hukum Polda Lampung.

“Pelaku diamankan oleh anggota pada pukul 07.30 WIB. Dengan dasar laporan LP/445-B/V/2018/LPG/Res Metro/Sek Metro Pusat tertanggal 4 Mei 2018, dengan TKP terakhir di Metro. Korbannya atas nama H. Muhaimin,” jelas AKP Rezky.

Ditambahkan AKP Rezky, pelaku Hariman (54), yang tercatat sebagai warga Dusun Wonorejo, Kampung Kesuma Jaya, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah, merupakan residivis pencurian dengan pemberatan dengan 17 TKP di wilayah hukum Polda Lampung.

“Kami dari Polres Lampung Tengah mendapat informasi dari Polres Metro, ada kendaraan roda empat merek Mitsubishi L300 dengan nomor polisi BE 9415 NJ melaju ke arah Lampung Tengah. Kendaraan tersebut teridentifikasi hasil curian dengan TKP Kota Metro. Anggota kami yang mengetahui informasi itu langsung menyisir jalan menuju Kecamatan Bangunrejo, dan berhasil menemukan mobil yang dikendarai dua orang pelaku di Kampung Sinarluas, Kecamatan Bangunrejo,” papar Rezky.

Anggota Polres Lamteng yang mengetahui keberadaan kendaraan dimaksud langsung melakukan penyergapan. Dalam penyergapan tersebut, satu pelaku atas nama Hariman berhasil diamankan bersama satu unit kendaraan Mitsubishi L300 dengan nomor polisi BE 9415 NJ.

“Pada saat pelaku akan ditangkap, pelaku melarikan diri. Kemudian, anggota melakukan tembakan peringatan dan kemudian pelaku terjatuh. Namun, pelaku berlari kembali, dan terjatuh lagi, sampai pada akhirnya anggota berhasil mengamankan satu pelaku dan dibawa ke Mapolsek Bangunrejo dan setelah diperiksa terdapat luka bekas jatuh di kedua kaki bagian depan. Sesampainya di Polsek, kondisi pelaku masih dalam keadaan sadar. Namun sesaat kemudian pelaku mengeluh sesak nafas, dan anggota langsung membawanya ke puskesmas terdekat, untuk mendapatkan tindakan medis berupa pemberian bantuan oksigen. Akan tetapi, tidak ada reaksi dan pelaku dinyatakan sudah meninggal dunia,” ungkap AKP Rezky.

Sementara itu, imbuh Rezky, satu pelaku lagi yang sudah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran petugas, karena berhasil melarikan diri, saat dilakukan penyergapan.

“Pelaku berhasil kita amankan kurang dari 3 jam setelah melakukan aksinya. Dan berkasnya sudah kita limpahkan ke Metro, karena TKP terakhir berada di wilayah hukum Polres Metro,” tandas AKP Rezky. (Rendra/JJ).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *