DPRD Pesawaran Bahas 4 Ranperda

PESAWARAN – DPRD Kabupaten Pesawaran paripurnakan rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang diinisiasi DPRD sendiri kepada eksekutif.

Ranperda yang diinisiasi oleh DPRD ada empat, diantaranya diantaranya Perda tentang pengelolaan badan permusyawaratan desa, Perda pemberdayaan nelayan dan perikanan, Perda tentang kerjasama pemanfaatan sumberdaya air, dan Ranperda tantang pencegahan dan penanggulangan penyakit TBC dan HIV/AIDS.

Dalam sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua III DPRD Pesawaran, Agus Sunandar dan dihadiri 24 anggota DPRD tersebut, masing-masing perwakilan komisi yang mengusulkan Ranperda membacakan ranperda yang diusulkan.

“Keempat ranperda tersebut diinisiasi DPRD tersebut berasal dari masing-masing komisi dan dipaparkan dengan tujuan dan regulasinya,” kata Rudi, dalam Rapat Paripurna tentang Penyampaian Nota Pengantar 4 Ranperda Prakarsa DPRD di Ruang Rapat DPRD setempat, Selasa, (8/5).

Menanggapi pemaparan Ranperda yang diajukan DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Kesuma Dewangsa mewakili Bupati Dendi Ramadhona mendukung Ranperda, yang diinisiasi DPRD terkait pengelolaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sangat dibutuhkan.

“Ranperda ini sangat dibutuhkan karena untuk mempertegas peran BPD dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa, mendorong BPD agar mampu menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat dan mendorong BPD dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di desa,” kata Kesuma Dewangsa dalam rapat tersebut.

Kemudian, Kusuma juga mendukung Ranperda tentang Pemberdayaan Nelayan dan Perikanan, karena sangat penting guna menumbuh kembangkan Pemberdayaan Nelayan dan Perikanan di Wilayah Kabupaten Pesawaran.

“Kami juga sangat mendukung penjelasan dari Komisi III mengenai Ranperda tentang Kerjasama Pemanfaatan Sumber Daya Air, pada dasarnya, itu sangat penting sebagai payung hukum dalam Pengelolaan, Pengusahaan dan Penguasaan Sumber Daya Air,” ucap dia.

Begitu juga dengan penjelasan Komisi IV tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit TBC dan HIV/AIDS, karena sejalan dengan Misi Bupati Pesawaran untuk Mewujudkan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani.

“Kami sangat mendukung dengan Ranperda tersebut, untuk menunjang program eliminasi kasus penyakit TBC dan HIV/AIDS diperlukan payung hukum yang mengatur Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit TBC dan HIV/AIDS,” pungkasnya.

Paripurna ini mengagendakan masing- masing komisi menyampaikan alasan penerbitan regulasi, dengan harapan ranperda dapat disepakti untuk program kebijakan bupati kedepan. (Toni/Mus)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *