Waspada, Kode Boking Penumpang Sriwijaya Air ‘Bocor’

BANDARLAMPUNG-Bagi penumpang pesawat terbang, diimbau untuk berhati-hati saat menggunakan transportasi udara Sriwijaya Air. Pasalnya, belum lama ini salah satu penumpang Sriwijaya Air, RT (45) mengaku kode boking penerbanganya ‘Bocor’. Padahal, kode boking yang diberi barcode tersebut merupakan data yang sifatnya rahasia dan sangat privasi tidak boleh diketahui pihak lain.
Pada prakteknya, kode boking penerbangan atas nama RT (45) dengan penerbangan Lampung-Jogjakarta diketahui pihak lain (Baca:oknum yang tidak bertangungjawab). Diduga print out kode boking RT tersebut berada dikeluarkan pihak Sriwijaya Air, tanpa persetujuan pemilik.
“Ini tidak bisa ditolerir, kode boking ini sangat privasi dan tidak boleh diprin ulang, apalagi keluarkan tanpa da persetujuan dari pemilik,” ungkap RT, saat ditemui di kantor Sriwijaya Air, Senin (21/5).
Dijelaskan RT, kode boking ini tidak diperbolehkan dikeluarkan oleh pihak maskapai, apalagi atas permintaan oknum yang tidak bertanggungjawab. Ini merupakan pelanggaran.
RT juga menegaskan jika, dengan dikelurakannya prin out kode boking yang saat ini berda di tangan oknum, dirinya merasa terancam. Sebab sampai saat ini pihak Sriwijaya Air tidak mau bertanggungjawab atas print out kode boking.
“Saya merasa privasi saya terganggu. Bukan hanya itu saya juga merasa terancam sebab saya tidak tahu motif oknum yang saat ini memegang print out kode boking tersebut. Tidak menutup kemungkinan ada upaya oknum untuk berbuat jahat terhadap saya,” tegasnya.
RT juga mengancam akan membawa persoalan ini ke ranah hukum jika pihak Sriwijaya Air, tidak bisa mempertanggungjawabkan atas keluarnya print out kode boking atas nama dirinya.
“Saya akan lapor ke polisi jika Sriwijaya Air tidak bisa memperttanggungjawabkan kejadian ini,” tandasnya.
Sementara, Kepala Distrik Lampung Sriwijaya Air, Hendriko mengaku jika keluarnya print out kode boking atas nama RT tersebut akan dipelajari terlebih dahulu. Sejauh ini, kata Hendriko, petugas maupun karyawan Sriwijaya Air tidak pernah mengelaurkan print out kode boking tersebut.
Hendriko juga membenarkan jika kode boking penumpang merupakan rahasia dan tidak boleh dikeluarkan dua kali. “Ya benar kode boking itu tidak boleh di print out ulang apalagi tanpa persetujuan pemilik. Kami juga masih mempelajari masalah ini,” tandasnya. (JJ)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *