Anggaran ATK PPS Pesawaran Macet

PESAWARAN, Haluanlampung.com – Perwakilan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kabupaten Pesawaran sambangi kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat, mereka akan pertanyakan anggaran alat tulis Kantor (ATK) yang sudah beberapa bulan belum cair.
Seperti pengakuan salah satu Ketua PPS yang datang ke Kantor KPU (H), bahwa anggaran ATK tersebut sangat dibutuhkan, untuk memperlancar kinerja PPS, seperti untuk biaya fotokopi, pembelian cap dan keperluan lainnya.
Mirisnya lagi, kata dia, besaran dana yang di perkirakan kurang lebih Rp 500 ribu per bulan untuk satu desa, tersebut belum di cairkan hampir di seluruh kecamatan se Kabupaten Pesawaran.
“Ya kerja kami jadi gak maksimal padahal yang kami dengar Kabupaten lain sudah cair, nah kok di Pesawaran belum ada apa ini,” kata H (38) salah satu anggota PPS, Senin (28/5).
Hal senada juga diungkapkan juga di ungkapkan Mer (36), menurutnya dirinya geram lantaran hingga hingga saat ini anggaran ATK belum bisa dicairkan, ditambah lagi adanya kabar yang beredar di media sosial (Medsos) yang menyatakan dana ATK tidak bisa di cairkan.
“Liat ini kok ada WA dari seseorang yang mengatakan bahwa tidak ada pencairan ATK tanpa alasan yang jelas,” ujarnya sambil menunjukkan WA dari seseorang.
Terkait adanya beberapa tuntutan para anggota PPS tersebut, Sekretaris KPU, Budi Utomo saat akan dikonfirmasi terkesan menghindari awak media. Bahkan menurut salah satu staf mengatakan bahwa yang bersangkutan tidak bisa ditemui.
“Kalau tadi dia mau bahkan dia menawarkan kepada teman-teman, kalau sekarang gak bisa lagi,”kata pegawai KPU tersebut. (Toni/Mus/JJ)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *