Sembako Murah di Lapas Gunungsugih

LAMPUNG TENGAH, Haluanlampung.com – Peringati Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mangajak masyarakat untuk mengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Peringati Hari Lahir Pancasila yang bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan juga harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat etos peduli dan berbagi untuk sesama.
Kegiatan berbagi kepada sesama ini tidak hanya dilakukan oleh masyarakat umum saja, namun telah mengetuk hati para Narapidana untuk berbagi hasil perikanan yang ada di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas III Gunung Sugih, Lampung Tengah.
Di dalam Lapas selama menjalani pidana, selain diberikan pembinaan rohani, mereka dibekali pekerjaan bukan sekedar mengisi waktu tetapi diberikan keterampilan agar kelak bebas mempunyai keahlian yang diterapkan sehingga tetap menjadi tenaga kerja produktif dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sugih, Syarpani saat menjual sembako murah dan hasil perikanan Lapas di Lapangan Merdeka Pemkab Lampung Tengah, Sabtu (6/2).

“Ini salah satu program Napi berbagi. Dengan semangat Pancasila mereka menunjukkan bahwa tetap berkarya meskipun jiwa terkurung. Mereka memang bersalah maka sebagai wujud permintaan maaf kepada masyarakat ditunjukkan dengan hasil karya selama menjalani pidana”, ujar pencetus santri dalam Lapas ini.

Syarpani menyampaikan bahwa harapan kepada pemerintah daerah Lampung Tengah agar bisa memberikan pelatihan- pelatihan kepada Narapidana untuk menambah bekal ketika mereka bebas kelak. Ajang sembako murah ini diharapkan bisa mengetuk hati semua pihak untuk membeli hasil karya Narapidana.

“Lapas berharap kepada pemerintah daerah kiranya memberikan pelatihan keterampilan kepada Narapidana karena ada 670 warganya saat ini sedang menjalani pidana. Kepada pengusaha dan masyarakat agar bisa berinvestasi dan mau membeli produk Narapidana. Kami banyak tenaga kerja tapi tidak ada yang memberi pekerjaan”, harap Kalapas yang baru menjabat selama 7 bulan ini.

Adapun harga yang ditawarkan adalah ikan lele dan patin dijual seharga Rp. 12.000/kg sedangkan ikan gurame seharga Rp. 25.000/kg.

Syarpani berharap agar kita menghayati sepenuhnya akan keberadaan Pancasila dalam sanubari.

“Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam mambawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya”, tutupnya.

Sementara itu, ibu Bupati Lampung Tengah Hj. Ellya Lusiana Loekman mengapresiasi kepedulian Kepala Lapas dan warga binaan dan berjanji akan bekerjasama pelatihan di Lapas.

“Terimakasih Pak Kalapas atas kepeduliannya, kedepan kita galang kerjasama untuk pelatihan warga binaan”, ujarnya. (Rendra)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *