oleh

Sindikat Pencuri Sarang Walet Dibekuk

Haluanlamung.com, TANGGAMUS – Polsek Kotaagung mengamankan seorang pencuri spesialis sarang burung walet dengan pemberatan (Curat) di Jalan Raya Ir. Juanda Kelurahan Baros Kecamatan Kota Agung, Tanggamus, Selasa (17/7) malam, sekitar pukul 18.30 Wib.
Kapolsek Kota Agung AKP Syafri Lubis menjelaskan bahwa, pelaku Purwanto (33) warga Jalan Baru Rejo, Kecamatan Kali baru Manis, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur bukan merupakan pelaku tunggal, karena keterangan saksi-saksi tersangka Purwanto dilihat sedang memanjat gedung walet bersama seorang temannya yang berhasil kabur walaupun telah dikepung dari beberapa penjuru,oleh warga,” kata Kapolsek kota Agung.

Sementara pihaknya sudah mengetahui keberadaan Zaki rekan pelaku yang berhasil melarikan diri merupakan satu daerah yakni warga Jawa Timur, usai terpergok pemilik gedung walet M. Zainuri (49), Zaki terlebih dahulu kabur melalui alat yang dipergunakan pelaku untuk memanjat keatas gedung yaitu seutas tambang yang telah dimodifikasi sehinga dapat dipergunakan naik turun gedung menahan beban para palaku.

Kemudian, masih ada seorang pelaku lain yang merupakan warga Kelurahan Baros berinisial Z yang memiliki peran penting dalam kasus yang sempat menghebohkan dan memacetkan pengendara jalan Ir. Juanda tepatnya di sebelah Kantor KUA Kota Agung. Bagaimana tidak, ratusan orang berkumpul sekedar ingin melihat dan ingin tahu kejadian sebenarnya.

Baca Juga :  Sambil Bersimpuh, Kapolres Tanggamus Doakan Aiptu (Anumerta) Rizali Siregar

Lalu bagaimana para pelaku melancarkan aksi kejahatannya, menurut keterangan pelaku Purwanto bersama Zaki memanjat gedung walet setinggi 12 meter menggunakan tali tambang yang sudah dimodifikasi pada Selasa (17/7) sekitar pukul 03.00 Wib, keduanya hanya berbekal sebotol minuman energi. Tidak butuh waktu lama, kedua pelaku berada di atas gedung walet dan dengan hati-hati memanen sarang burung agar burung tidak merasa terganggu.
Awalnya Purwanto cuma menjawab “kasihan” burung waletnya kalo terburu-buru. Namun sebenarnya hanya alasan Purwanto karena apabila panen sarang burung terburu-buru maka burung akan terganggu dan keluar bersamaan.

Selama 16 jam tanpa memakan apapun, kedua pelaku mengurung diri sambil memanen sarang burung dan sesekali merebahkan badan sambil beristrahat, sementara pelaku Z berperan mengawasi tidak jauh dari TKP dan berkomunikasi menggunakan sms via handphone pelaku Purwanto Kemudian bagaimana kedua pelaku datang dari Jawa Timur hendak “memanen sarang walet”. Pengakuan Purwanto yang memang telah berulang kali “memanen sarang walet” milik orang lain di wilayah Jawa Timur.Purwanto sendiri mengenal pelaku Z melalui temannya di Ketapang Jawa Timur.

Baca Juga :  Miliki Sabu dan Ekstasi, Warga Tanjung Anom Diamankan

“Teman di Ketapang nanti ada yang telfone dari Sumatra ada bahan panen, setelah berkomunikasi dan sepakat dengan Z, pada tanggal 12 Juli 2018 Purwanto dan Zaki datang ke Kota Agung menumpang bus turun di depan Pom Bensin kemudian di jemput Z dibawa kerumahnya,” ujar Purwanto.

Selama seminggu pelaku nginap di rumah Z terus mengamati Gedung Walet yang ditunjukannya, yang jaraknya jauh dari rumah Z.

Sekitar jam 18.00 Wib, korban melihat ada orang diatas bangunan walet dan menyenter, karna terpergok pelaku berusaha melarikan diri, dan korban menghubungi bantuan warga dan anggora Polsek Kota Agung.

Sesampainnya para pelaku dibawah gedung pelaku Purwanto berhasil ditangkap dengan beberapa luka-luka akibat terpleset setinggi 2 meter dan pukulan massa yang tidak dapat dikendalikan, kemudian setelah dilakukan perawatan dibawa ke Polsek Kota Agung.

Terkait pelaku yang melarikan diri Zaki memiliki ciri-ciri : badan agak kurus, tinggi 165 – 170 cm saat melarikan diri. Dua pelaku lain masih dalam pengejaran.

Baca Juga :  Tabrakan Beruntun 6 Mobil dan 2 Sepeda Motor di Jalinbar Pekon Kotadalom

Dari tangan pelaku yang merupakan Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur tersebut turut diamankan sejumlah barang bukti alat pencurian berupa tali tambang, cantolan besi, skrap, plastik, bambu, senter dan lain-lain, serta hasil pencurian 2 plastik sarang burung walet warna hitam seberat 4 kg dan sarang walet berwarna putih sekitar 3 kg.
Kapolsek Kota Agung AKP Syafri Lubis mengungkapkan, dibantu warga setempat pelaku diamankan sekitar pukul 18.30 Wib dibawah gedung Walet usai terpergok korban M. Zainuri (49).

“Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Kota Agung, masih dilakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang telah diidentifikasi,”

Sedangkan BB yang diamankan petugas seluruhnya telah diamankan diantaranya seutas tali tambang, panjang 13 m yang ujungnya di ikat besi Jangkar. Tali jangkar untuk sambung l, batre senter 3 unit gergaji besi Gergaji kayu kikir.Plastik kantong warna hitam.Tas warna hitam, berisi pakaian1sarang walet putih, sekitar 3 Kg Sarang serita sekantong plastik hitam sekitar 4 Kg. (anton/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed