Haluanlmapung.com, TULANGBAWANG BARAT – Berdasarkan hasil rekapitulasi KPUD Tulangbawang Barat (Tubaba) daftar mata pilih sementara (DPTS) hasil perbaikan untuk Pileg dan Pilpres 2019 di Kabupaten Tubaba, mencapai 192 566 suara. Angka ini terdiri dari 98.554 mata pilih laki-laki dan 94.012 mata pilih perempuan, terbagi dari 96 tiyuh (desa) di 797 TPS.
Ketua KPUD Tubaba Ismanto Ahmad menjelaskan, seluruh warga masyarakat yang telah memenuhi syarat pada 17 April 2018 sudah terakomodir. Perlu diketahui bahwa dalam UUD No 7 tahun 2017 sayarat mutlak menjadi pemilih adalah ber KTP E yang dikeluarkan oleh Capil setempat, namun dalam Pilgub yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu dapat menggunakan Suket.
“Untuk Pemilu 2019 Bunyi UU sudah Mutlak hanya pemilih yang dapat menggunakan hak pilihnya adalah menggunakan KTP E, sementara dalam pelaksanaan Pileg 2019 tidak ada lagi kegiatan Coklit, karena dasarnya adalah DPT Pilgub ditambah Pemilih Potensial yang ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan,” kata Ismanto, saat Rapat Pleno Penyusunan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) di Ruang Rapat Aula Kantor KPUD Tiyuh Mulya Kencana, Minggu (22/7).

Diketakannya, pada 22 Juli 2018 seluruh Hard Copy akan dipasang di tempat tempat umum setiap Tiyuh (Desa) atau TPS untuk mendapat tanggapan dari masyarakat dan tanggal 21 Agustus 2018 medatang akan dilaksanakan penetapan DPT.
“Apabila sudah ditetapkan menjadi DPT maka undang undang berbicara sudah tidak bisa ditambah ataupun dikurangi, oleh karena itu diharapkan partisipasi seluruh elemen, baik Parpol, Aparat, PPK untuk mengkroscek kembali kesesuaian Daftar Pemilih Sementara sebelum menjadi DPT,” jelasnya.
Sementara itu menanggapi terkait adanya hambatan Pemilu atas warga yang belum memiliki E KTP Johan Budi selaku Kabid Perekaman Disdukcapil Tubaba mengatakan, melalui Rapat Pleno Terbuka Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan untuk Pemilu 2019 kami membuka diri, agar masyarakat mempersiapkan waktu untuk melakukan perekaman Disdukcapil, dan juga bersimbiosis dengan KPU supaya Pemilu 2019 tidak terhambat oleh KTP El.
“Khusus kecamatan Batu Putih terkendala tidak ada alat perekaman, jadi harus ke Kecamatan terdekat. Sementara kendala lainnya ada masyarakat yang sudah melakukan perekaman e KTP akan tetapi tidak masuk dalam input di Pusat sehingga beberapa masyarakat belum terekam dalam KTP EL,” tandasnya. (Toni/JJ).

Tulis Komentar