oleh

Mantap, TKS Bidan Bakal Dapat Insentif

-PESAWARAN-98 views

Haluanlampung.com, PESAWARAN – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona akan mengupayakan insentif terhadap Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Bidan di Kabupaten Pesawaran. Hal ini diungkapkannya saat menghadiri peringatan HUT IBI ke-67 di Aula Islamic Center, Selasa (24/7).

“Memang sejak tahun lalu, saya sudah pernah sampaikan akan berupaya untuk mampu memberikan insentif tambahan bagi TKS Bidan yang ada di Kabupaten Pesawaran,” ungkapnya.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan, melihat kontribusi tenaga bidan bagi pembangunan di Kabupaten Pesawaran.
“Saya tahu secara aktual, kalau bidan ini sering bertugas lebih daripada tupoksinya, saya sering dengar ditengah masyarakat kalau bidan itu, sering memberikan pelayanan terhadap masyarakat diluar dari persalinan. Misalnya kalau ada yang demam atau pusing-pusing, masyarakat tak jarang pergi ke bidan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kompol Ujang: Personel Polres Pesawaran Harus Netral

Kendati demikian, ia mengaku selama ini masih mencari solusi mengenai hal tersebut. “Kita selama ini mencari solusi terkait untuk bidan ini, sebab selama ini kita ini belum ada Perdanya atau payung hukumnya, untuk bisa mengakomodir tenaga bidan ini, baik itu perlindungan hukumnya, SOP, maupun yang mengatur tentang Insentif untuk TKS bidan ini,” ucap dia.

Dendi juga menuturkan bahwa, dirinya pada tahun ini akan memfasilitasi untuk peningkatan keahlian tenaga bidan. “Sekarang kan kalau bidan mau punya dan perpanjangan STR, syaratnya harus ikut Midwifery Update (MU), makanya untuk tahun ini (2018) kami akan bantu untuk biayanya, tapi tidak seluruhnya,” tuturnya.
Ia pun mengapresiasi kinerja bidan selama ini untuk Kabupaten Pesawaran. “Sejauh ini IBI banyak membantu Pemda ditengah masyarakat, seperti kegiatan bhakti sosial kemarin salah satunya,” terang dia.

Baca Juga :  Dendi dan Dandim Lamsel Aerobik Bareng

Sementara itu, Ketua PD IBI Provinsi Lampung Risnaeni mengatakan upaya untuk memberikan insentif kepada TKS Bidan. “Sebelumnya kami dari PD IBI Provinsi Lampung sudah pernah mengusulkan kepada Pemprov Lampung, tapi memang sampai sekarang belum bisa terealisasi, makanya kalau bisa Pemda Pesawaran bisa merealisasikan hal itu,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, tenaga bidan saat ini juga dituntut untuk bisa terus mengupdate keahlian dan kemampuannya. “Sekarang syarat untuk dapat STR itu, bidan harus ikut Diklat yang namanya Midwifery Update (MU), nah kalau bidan yang tidak punya STR tidak boleh melakukan tugasnya, salah satunya adalah pemberian imunisasi terhadap masyarakat,” lanjutnya.

Terpisah, Ketua IBI Kabupaten Pesawaran Pri Ariyani menerangkan bahwa, saat ini masih ada puluhan bidan yang masih berstatus sebagai TKS. “Di Kabupaten Pesawaran saat ini ada 97 orang bidan yang berstatus sebagai TKS. Dan anggota IBI Kabupaten Pesawaran ada sebanyak 500 orang, yang tersebar di 12 ranting di Kabupaten Pesawaran,” kata dia.

Baca Juga :  Jelang Pilkada: Persatuan Mantan Kades Resmi Dilembagakan

Ia pun menjelaskan rangkaian HUT IBI ke-67 di Kabupaten Pesawaran sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. “HUT IBI ini sebenarnya jatuh pada tanggal 24 Juni, dan rangkaian juga sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu seperti pelayanan implan KB gratis, suntik KB, pemasangan IUD dan pemeriksaan IFA,” jelasnya. (Toni/Mus/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed