Haluanlampung.com, BANDARLAMPUNG – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tidak melarang anak-anak untuk menggunakan media sosial asalkan memanfaatkan untuk hal-hal yang baik.

“Kalau mau mengunggah, perbanyak yang positif. Jangan yang negatif,” kata Rudiantara, seperti dilansir AntaraNews, Kamis (26/7).
Rudiantara mengatakan muatan apa pun yang diunggah di media sosial dan internet akan selalu tercatat dan tidak bisa dihapus.

“Yang kalian unggah di media sosial itu akan selalu tercatat, tidak hanya seumur hidup kalian, tetapi seumur-umur,” kata Rudiantara.

Unggahan negatif di media sosial dan internet itu akan berdampak di masa depan, misalnya ketika melamar kerja. Menurut Rudi, perusahaan tidak hanya melihat surat lamaran tetapi juga akun media sosial si pelamar.

Bila dalam akun media sosial pelamar terhadap unggahan-unggahan yang dinilai negatif, maka perusahaan tersebut tidak akan segan-segan menolaknya.

“Apa ada perusahaan yang mau menerima calon karyawan yang kerap mengunggah hak-hal negatif? Tidak ada,” tuturnya.

Rudiantara menjadi salah satu pembicara pada Seminar Hari Anak Nasional 2018 “Internetku Baik, Internetku Asyik” yang diadakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Komunikasi dan Informatika, ECPAT Indonesia, Siberkreasi dan ID-COP.

Selain Rudiantara, pembicara yang lain adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise. (Ant/JJ).

Tulis Komentar