BI Gelar FESyar ke-2 Regional Sumatera

70

Haluanlampung.com, BANDARLAMPUNG – Bank Indonesia (BI) menggelar Festival Ekonomi Syariah (FESyar) ke-2 Regional Sumatera di Bandarlampung mulai Kamis (2/8) hingga Minggu (5/8).

Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Lampung Budiharto Setyawan, mengatakan FESyar ke-2 Regional Sumatera diadakan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang ekonomi syariah.

“Event ini tidak terpaku pada UMKM, namun lebih luas lagi, yakni untuk meningkatkan perkembangan ekonomi pesantren,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengatakan, tantangan terbesar pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah soal perkembangan ekonomi baru yang kurang variatif.

“Jika kita berkaca pada negara-negara tetangga, seharusnya Indonesia dapat menjadi produsen produk halal terbesar di dunia, namun saat ini kenyataannya Negara Thailand yang mendeklarasikan diri ingin menjadi dapur produk halal di dunia,” terangnya.

Rosmaya mengatakan, untuk mempercepat perkembangan ekonomi syariah, maka BI akan berfokus pada perkembangan makanan halal, fashion halal, pariwisata halal, pertanian dan energi halal.

“Bank Indonesia konsen mengajak semua instansi terkait agar menerapkan sistem perekonomian syariah sebagai sistem ekonomi utama,” kat dia.

Lebih lanjut, Rosmaya juga mengharapkan FESyar bukan hanya dapat menghadirkan pengunjung yang melimpah, namun juga dapat mempertemukan antara produsen dan pemilik modal, sehingga hasil produksi kedepan lebih layak dan variatif.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi kegiatan FESyar regional Sumatera serta diharapkan kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang ekonomi syariah.(ria)

Tulis Komentar