Halal Haram, Hantam! Yang Penting Proyek Jalan

256

Haluanlampung.com – MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) menyatakan vaksin Measles Rubella (MR) belum jelas halal haramnya. Tapi Dinkes tetap akan melanjutkan program imunisasi campak dan rubella.

Kampanye Imunisasi MR rupanya melupakan stempel MUI. Kampanye berlangsung luar biasa, dan ketahuan ‘offside’, setelah Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin menyurati Menteri Kesehatan pada 25 Juli 2018.

Dalam suratnya, Ma’ruf menyebutkan bahwa tidak benar MUI menyatakan vaksin MR halal atau boleh digunakan. Pasalnya, vaksin MR belum didaftarkan alias belum jelas kontennya, halal atau haram.
Surat ditembuskan ke Menteri Agama dan pimpinan DPR RI.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana terkesan ambigu. Reihana meminta masyarakat bersabar.

“Kita tunggu informasi dari Menteri Kesehatan (Menkes) terkait pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan vaksin Measles Rubella (MR) belum didaftarkan untuk proses sertifikasi halal. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada penjelasan Menteri Kesehatan,” kata Reihana, seperti dikutip dari Lampungpro.com.(iwa)

Tulis Komentar