Kembali Lancar, Jalinbar Mulai Diperbaiki

32
Kondisi Jalan Lintas Barat di Pekon Mandiri, Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung yang putus dan akan segera diperbaiki mulai Kamis (2/8) ini. (FOTO: ANTARA Lampung/Ist-Diskominfo Pesisir Barat)

Haluanlampung.com, PESISIR BARAT- Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera yang mengalami putus di Pekon (Kampung) Mandiri, Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung ditargetkan segera diperbaiki dengan dukungan pemerintah pusat melalui kementerian teknis terkait.

Informasi dari Dinas Kominfo Kabupaten Pesisir Barat melalui rilis, Kamis (2/8), menyebutkan revisi DIPA APBN sebagaimana dilakukan karena adanya penambahan item pekerjaan pada kegiatan penanggulangan jalan putus (Pembangunan Jembatan) di Mandiri, Krui Selatan pada 31 Juli 2018 telah selesai dan ditandatangani oleh Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Direncanakan pada 2 Agustus 2018 ini dilaksanakan penandatanganan kontrak kembali dengan pihak ketiga (pemenang tender) dan sekaligus pada hari ini akan dikirim box culvert untuk pembuatan gorong-gorong sementara sebagai antisipasi jika hujan datang.

Dalam dua hari ke depan akan dikirim tim untuk melakukan pembongkaran jembatan bailey dan akan dibuat jalan sementara yang sedikit permanen (dengan pengerasan) guna memastikan arus lalu lintas tetap berjalan. Sementara itu alat berat milik Penanganan Jalan Nasional (PJN) yang mengalami kerusakan pada sistem hydrolic-nya akan digantikan dengan alat berat milik kontraktor.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengharapkan agar proses penanggulangan jalan putus di Mandiri, Krui Selatan dimulai dengan tahapan pembangunan jalan sementara (jalan darurat) yang lebih permanen dengan pengerasan, hingga pembangunan jembatan permanen akan mengatasi ekses negatif yang timbul seperti kemacetan, pungli dan tersendat roda perekonomian masyarakat.

Sebelumnya, Pemkab Pesisir Barat kembali menurunkan tim gabungan yang terdiri dari Satpol Pamong Praja, Dinas Perhubungan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu mengurai kemacetan yang terjadi di jalan putus Pekon Mandiri, Kecamatan Krui Selatan.

Pada titik tersebut sempat terjadi kemacetan dikarenakan terdapat kendaraan dengan tonase tinggi (truck fuso) yang terjebak, sehingga mengakibatkan kendaraan roda empat tidak dapat melintas dan mengganggu aktivitas masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat khususnya.

Kondisi saat ini lalu lintas kembali lancar dengan tetap di bawah pengawasan dan dan pengaturan oleh tim gabungan Pemkab Pesisir Barat.

Pemkab Pesisir Barat tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada apabila melintasi lokasi dan mengimbau agar kendaraan dengan tonase yang tinggi dapat mengalihkan jalur perjalanannya untuk melewati jalur Liwa-Krui. (Ant/JJ).

Tulis Komentar