oleh

Edward Antony: Idul Adha Dasar Kedauladanan

WAYKANAN – Wakil Bupati Way Kanan H. Edward Antony, berkurban dan Sholat Idul Adha 1439 Hijriah bersama masyarakat Kampung Ramsay, di Masjid Jami Al-Ikhlas Kecamatan Waytuba, (22/8)

Dalam sambutanya Edward mengatakan, Hari Raya Idul Adha merupakan hari yang bersejarah bagi umat manusia, karena Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan Ismail telah meletakkan dasar-dasar ketauladanan fundamental yang hingga kini masih bisa kita laksanakan, yakni pelaksanaan ibadah haji dan penyembelihan hewan qurban. Dua kegiatan inilah yang hingga kini mampu menjadi tuntunan kaum muslimin – muslimat di dunia, menunaikan rukun Islam ke- 5 (lima).

Dari kegiatan itulah kita diharapkan menjadikan tauladan bagi kita dan mampu menunjukkan keimanan yang makin meningkat, dan semangat keikhlasan untuk berkorban, yang ditandai dengan pelaksanaan penyembelihan hewan qurban.

Baca Juga :  Makin Parah, Covid-19 di Tanggamus Bertambah 19 Orang

Jama’ah Sholat Ied yang berbahagia, Bila kita mengkaji hikmah yang terkandung dalam ibadah qurban sekurang-kurangnya ada dua dimensi

Pertama, dimensi Ritual, yaitu pelaksanaan qurban semata-mata karena memenuhi perintah Allah dan Rosulnya seperti halnya yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim Alaihissalam, sekalipun harus menyembelih putra kesayangannya Ismail Alaihissalam.

Kedua, Dimensi Sosial, yaitu disamping keimanan, ibadah qurban juga berdimensi sosial, karena daging qurban yang dibagikan dapat menjadi perekat antara si-kaya dan si-miskin, oleh karena itu berqurban hakekatnya membina persaudaraan, mengamalkan nilai-nilai kepekaan dan kepedulian sosial.

Jama’ah Sholat Ied yang berbahagia, Insya Allah, makna Idul Qurban yang hadir di tengah-tengah kita saat ini dapat kembali memberi sinar dan dorongan untuk merajut kembali rasa perdamaian dan persaudaraan bangsa kita. Paling tidak, di sini, kita memulainya, di antara sesama muslim.(yasir/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed