oleh

Loekman Sholat Idul Adha di Masjid Syuhada

LAMPUNG TENGAH- Wakil Bupati Lampung Tengah (Wabup Lamteng) Loekman Djoyosoemarto beserta jajaran Forkopimda setempat melaksanakan Sholat Idul Adha 1439 Hijriah Tahun 2018, di Masjid Syuhada Gunung Sugih, Rabu (22/8).

Dalam sambutannya Loekman mengatakan, Hari Raya Idul Adha merupakan momentum yang tepat bagi kita untuk meningkatkan semangat rela dan ikhlas mengorbankan sesuatu yang kita miliki dan kita cintai demi kepentingan yang lebih besar.

“Sesungguhnya semua hal yang kita miliki, baik harta, keluarga, pangkat, derajat, dan semua nikmat yang kita rasakan pada hakikatnya merupakan titipan dan amanah dari Allah Subhanaa Wata’ala, yang harus kita syukuri dan kita gunakan sesuai dengan ajaran agama. “Inna a’toina kalkausar, Fasollilirobbika wanhar, Innasyaniaka huwal abtar,” ujarnya.

Baca Juga :  Pasar Kota Agung Tutup, Security Harapkan Bantuan Kompensasi

Yang artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus”. (QS AlKautsar (1-3) Alhamdulillah

Loekman menjelaskan, pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berkesempatan memberikan bantuan 10 ekor sapi yang disebarkan ke 9 kecamatan untuk dibagikan kemasyarakat. Dua ekor di kecamatan Gunung Sugih, sedangkan Terbanggi Besar, Way Seputih, Rumbia, Bumi Nabung, Bandar Mataram, Bangun Rejo dan Kecamatan Sendang Agung masing masing satu ekor.

“Ibadah qurban yang kita laksanakan, memberikan pesan penting bahwa pengorbanan apapun yang dilakukan ikhlas semata-mata mengharapkan ridha Allah Subhana Waata’ala disertai dengan sabar dan tawakal, yang pada akhirnya akan mendapatkan balasan berlipat ganda yang lebih baik dari Allah Subhana Waata’ala,” tuturnya.

Baca Juga :  Waykanan Petakan Persiapan Pilkada 2020

Dalam kaitannya dengan itu, Loekman percaya bahwa umat islam di Kabupaten Lampung Tengah tentu tidak memaknai ibadah qurban sebatas penyembelihan hewan dan membagikannya kepada saudara-saudara kita yang hendak menerima semata, akan tetapi lebih dari itu, pada hakikatnya ada makna filosofis yang perlu kita gali dibalik peristiwa besar tersebut, yaitu mengaj arkan untuk mencintai sesama, saling menolong, dan saling memberi.

“Untuk itu melalui momentum ini saya ingin mengajak seluruh masyarakat Lampung Tengah untuk menjadikan ibadah qurban sebagai gaya hidup untuk membantu sesama. Karena orang-orang yang senantiasa berqurban akan memperoleh tempat yang paling tinggi di sisi Allah Subhana Waata’ala.” ucapnya.

Sementara Kadiskominfo Lampung Tengah, Sarjito menambahkan, bahwa untuk tahun ini Lampung Tengah mendata yang diperoleh dari tipa kecamatan jumlah korban hewan ada 10300 dengan rincian 2800 sapi, dan 7500 kambing yang tersebar di kecamatan-kecamtan.

Baca Juga :  9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Pringsewu Dilantik

Usai sholat Wabup Loekman bersama jajaran mengajak warg Gunung sugih untuk makan bersama di rumah dinas wakil.(Rendra/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed