oleh

Pesibar Diguncang Gempa 5,5 SR

BANDARLAMPUNG- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan telah terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR), Kamis (23/8), pukul 10.44,04 WIB, di barat daya Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar).

BMKG dalam rilisnya, Kamis (23/8) menyebutkan kekuatan gempa itu 5,5 SR, berada pada koordinat Lintang 6.51 derajat Lintang Selatan (LS) dan Bujur 103.44 derajat Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 10 km.

Lokasi gempa di barat daya Sumatera, Indonesia; 156 km barat daya Psisir Barat, Lampung; 174 km barat daya Lampung Barat; 183 km barat daya Tanggamus; 238 km barat daya Kota Bandarlampung; 377 km barat daya Jakarta.

BMKG menegaskan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan ancaman Tsunami.

Sebelumnya, BMKG juga melansir telah terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 4,2 skala Richter (SR), Kamis, pukul 10.01,27 WIB di wilayah Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Analisis BMKG, seperti disampaikan di Bandarlampung, menurut Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah II Tangerang, Joko Siswanto bahwa gempa bumi berkekuatan 4,2 SR dengan pusat gempa bumi terletak pada koordinat 6,22 derajat Lintang Selatan (LS) – 103.58 derajat Bujur Timur (BT), tepatnya di laut pada jarak 131 kilometer arah barat daya Pesisir Barat, Lampung pada kedalaman 93 kilometer.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Liwa, Lampung Barat II SIG-BMKG (II – III  MMI).

Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

Ditinjau dari lokasi dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi menengah di wilayah area zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG, karena BMKG akan terus memantau perkembangan gempa tersebut.

Khusus masyarakat yang berada dekat dengan pusat gempa dan merasakan guncangan gempa, diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (Ant/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed