oleh

Rusak Akibat Truk Sampah, Jalan Jatayu Bakal Diportal

LAMPUNG TENGAH- Dianggap truk pengangkut sampah yang menyebabkan kerusakan badan jalan, warga Lingkungan (Lk) 03 dan 04, Kelurahan Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah (Lamteng), berniat akan menutup ruas jalan Jatayu dengan memasang portal.
Rencana pemasangan palang portal ini, disepakati oleh seluruh warga, dalam musyawarah yang berlangsung di aula Kelurahan setempat, Jum’at (31/8). Dihadiri Lurah Bandarjaya Timur Tarunajaya, Camat Terbanggibesar Supriyatno, anggota DPD-RI Anang Prihantoro, dan perwakilan dari Polsek Terbanggibesar.

Kesepakatan masyarakat yang keberatan ini, tertuang dalam berita acara, yang berisi bahwa warga akan membuat portal di tiga titik ruas jalan Jatayu menuju ke lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, yang terletak di Dusun Penengahan, Bandarjaya Timur.
Warga mengusulkan untuk membuat portal, agar truk pengangkut sampah, untuk sementara tidak melalui jalan Jatayu. Karena kondisi badan jalan disana rusak berat, akibat dilalui kendaraan bermuatan berat melebihi tonase.
Akibat kerusakan ruas jalan tersebut masyarakat merasa dirugikan, karena jalan menjadi rusak parah hingga sulit dilalui, terutama oleh kendaraan roda dua. Saat warga hendak keluar atau ke pasar, warga harus mencari jalur lain yang masih dapat dilalui.
”Saya melihat kondisi ruas jalan Jatayu, kondisinya sangat memprihatinkan, karena tingkat kerusakannya sudah sangat parah. Hal ini akibat dari truk pengangkut sampah, dengan beban melebihi tonase, atau ukuran kekuatan badan jalan,” kata Lurah Bandarjaya Timur, Tarunajaya.
Camat Terbanggibesar, Supriyatno berjanji, setelah dirinya mendengar dan menerima keluhan masyarakat ini, secepatnya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait, agar dapat diprioritaskan pembangunannya pada APBD 2019 nanti.
”Kami akan segera berkoordinasi dengan Bapak Bupati dan Dinas PU, agar mendapat prioritas pembangunan pada APBD 2019 mendatang,” janjinya.
Supriyatno menambahkan, bila masyarakat menghendaki pembuatan portal pada ruas jalan, harus melalui prosedur dan harus ada ijin dari pemerintah daerah, agar tidak melanggar Undang-undang, karena jalan ini merupakan jalan umum, yang diperbolehkan bagi siapapun menggunakannya. (Rendra/JJ)

Tulis Komentar
Baca Juga :  DPRD Kota Metro Gelar Rapat Paripurna Lanjutan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2019

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed