oleh

Warga Tubaba Persoalkan Duplikat Buku Nikah

TULANGBAWANG BARAT- Warga Tiyuh Panaragan,Tulangbawang Barat (Tubaba) TY (44) menyesalkan tindakan KUA Kecamatan Tulangbawang Tengah, yang telah mengeluarkan duplikat buku nikah secara sepihak, dirinya dengan istri YA (38). Pasalnya duplikat buku nikah itu ikut memperburuk hubungan TY denga YA yang saat ini sedang dalam proses memperbaiki hubungan rumah tangganya.
Hal tersebut diketahui, setelah TY menerima surat panggilan dari Pengadilan Agama Tulang Bawang, atas perihal gugatan cerai yang dilakukan oleh YA.
“Isteri saya YA, pergi meninggalkan rumah saya sejak akhir bulan Mei 2018, setelah sebelumnya ada permasalahan rumah tangga” kata TY, Minggu (2/9).

Menurutnya, di tengah upaya memperbaiki hubungan keluarga, TY dan ketiga anaknya dikejutkan dengan surat panggilan dari Pengadilan Agama Tulang Bawang atas gugatan cerai dari YA, yang diketahui TY tidak memegang dokumen nikah setelah pergi dari rumahnya.
“Ini kami duga ada tindakan sepihak yang dilakukan oleh KUA Tulang Bawang Tengah, sebab saya melihat istri saya pernah berada di KUA dan langsung saya tanyakan perihal kedatangan istri saya itu” terang TY.
Setelah TY, menemui Kepala KUA bernama Asef Astapani,S,Ag, dirinya mendapatkan penjelasan bahwa kedatangan YA untuk meminta duplikat akta nikah dengan alasan yang asli hilang.
“Tanpa ada konfirmasi oleh pihak KUA kepada saya selaku kepala keluarga mereka telah mengeluarkan duplikat akta nikah tersebut, dan telah dipergunakan untuk proses perceraian, sementara keluarga sedang menyatukan keharmonisan rumah tangga,” ujarnya
Menurut TY tindakan pihak KUA telah memperburuk situasi keluarganya, terlebih terhadap ketiga anaknya yang yang kini di tinggal pergi oleh ibu kandung mereka, terbebani dengan mental yang terganggu akibat perceraian yang mengancam keluarga tersebut.
Semantara, Asep Astapani, Sabtu (1/9) mengatakan, bahwa duplikat surat nikah yang dikeluarkan telah berdasarkan ketentuan.
“Kami telah mengeluarkan duplikat itu atas dasar surat laporan kehilangan dari kepolisian dan surat pernyataan dari isteri TY yang berinisial YA, dan masalah perceraian YA itu kami tidak tahu, yang jelas kita siap mempertanggung jawabkannya jika ada hal-hal yang salah, sebab YA awalnya mengaku buku nikahnya hilang,” terang Asep. (Toni/JJ).

Tulis Komentar
Baca Juga :  Warga Terdampak Pandemi Terima Bantuan Sembako

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed