oleh

Bentrok Warga Bumirati, Satu Warga Tewas

LAMPUNG TENGAH- Kapolres Lampung Tengah (Lamteng), AKBP Slamet Wahyudi mengakui, bila informasi penyebab bentrok antar warga, yang terjadi di Kampung Bumiratu, Kecamatan Bumiratu Nuban, yang terjadi sekitar pukul 16.30 Wib, Senin (3/9), hingga saat ini masih simpang siur. Akibat perselisihan antar warga tersebut, satu orang atas nama Al dinyatakan meninggal dunia, rumah dan Ruko tambal ban milik Sukarji terbakar.

Menurut Kapolres AKBP Slamet Wahyudi, kronologis kejadian masih simpang siur. Karena belum ada saksi yang bisa memberikan keterangan. Sebab, semua anggota keluarga telah diungsikan, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

“Kejadian ini masih kita dalami, kalau untuk kronologi aslinya masih simpang siur. Karena ada dua versi, yaitu antara ganti oli nggak bayar, sama perselisihan laka lantas,” ucapnya.

Dalam kejadian ini, Kapolres membenarkan bahwa ada satu korban meninggal dunia. “Ya ada satu meninggal dunia, atas nama Alwi, warga Bumiratu Nuban, sementara pemilik rumah atas nama Karji yang rumahnya terbakar, dikabarkan selamat dan mengungsi,” terangnya.

Atas kejadian ini, kata Kapolres, pihaknya terlebih dulu akan berusaha untuk menenangkan warga sekitar lokasi agar lebih aman dan kondusif.

“Untuk saat ini, langkah saya menentramkan masyarakat Wates dan Bumiratu Nuban. Karena sudah biasa terjadi bentrok antar warga, saya tidak berpihak kemana-kemana, yang pasti saya ingin menentramkan keadaan terlebih dahulu,” bebernya.

Untuk kondusifitas lokasi, personil disiagakan hingga Selasa (4/9) besok pagi, anggota kepolisian yang diterjunkan di lokasi, yaitu gabungan Sat Brimob, Polsek dan anggota TNI dari Koramil Gunungsugih. (Rendra/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed