Disdukcapil Siap Bantu KPUD

95

PESAWARAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesawaran siap menurunkan timnya guna mendampingi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) untuk melakukan pendataan terhadap masyarakat yang berada di luar daerah Kabupaten Pesawaran.

“Ya Disdukcapil siap mendampingi KPU untuk melakukan pendataan dan perekaman terhadap masyarakat di luar Kabupaten Pesawaran,” ungkap Kepala Disdukcapil Ketut Partayasa, Selasa (4/9).

Dia menambahkan bila nanti setelah melakukan pendataan dan di temukan ada masyarakat Pesawaran yang berada di luar daerah namun belum memiliki KTP-Elektronik ataupun indentitas pihak nya akan segera melakukan perekaman.

“Ya ini salah satu upaya kita untuk mendukung dan mensukseskan pemilu yang akan di gelar pada Tanggal 17 April 2019 mendatang,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Daerah dalam waktu dekat akan mendata masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih di luar daerah Kabupaten Pesawaran.

“Ya ketika nanti sudah mendekati hari pemilihan pada 17 April mendatang kami berkoordinasi dengan Disdukcapil akan mendata masyarakat Kabupaten Pesawaran yang berada di luar daerah, seperi warga binaan yang ada di lapas,” ungkap Ketua KPUD Pesawaran Aminuddin di dampingi Divisi Teknis dan Pemutahiran Daftar Pemilih Yatin Putra Sugino, S.E, Senin (3/9/2018).

Karena kata nya, kalau saat ini masih terlalu cepat untuk melakukan Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan masih proses Verifikasi sebab, ada beberapa warga binaan yang masih dalam proses sidang dan ada juga sebelum waktu pemilihan sudah bebas.

“Artinya kalau kita data sekarang, masih banyak warga binaan itu yang belum ingkrah, belum mempunyai putusan tetap dan ada juga yang mendapatkan potongan hukuman seperti remisi, sehingga sebelum hari H sudah keluar,” terang nya.

Dia melanjutkan, ada beberapa warga Kabupaten Pesawaran yang menjadi warga binaan di beberapa lembaga pemasyarakatan di luar kabupaten maupun di dalam kabupaten.

“Kalau di dalam Kabupaten Pesawaran ada lapas Anak di Kecamatan Tegineneng, sedangkan untuk di luar kabupaten seperti, Lapas Kota agung di sana ada sekitar 16 orang masyarakat Pesawaran jadi warga binaan,” katanya.

“Ada juga di Lapas Kalianda, Lapas Rajabasa maupun di Way Hui dan kami selalu koordinasi dengan Disdukcapil dan pihak Lapas, kalau memang nanti ada warga binaan yang belum terdaftar, agar Disdukcapil untuk melakukan Perekaman sehingga warga binaan yang di luar daerah mempunyai hak pilih,” pungkasnya. (Toni/Mus/JJ).