Sudah Ditolong, Yantino Malah Bawa Kabur Motor

44

PRINGSEWU- Yatino (36) warga Desa Karang Rejo, Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara, seorang pelaku pencurian sepeda motor milik Sri Heni Winarsih berhasil ditangkap Jajaran Unit Reskrim Polsek Gading Rejo Polres Tanggamus. Yatino ini, salah seorang yang tidak tahu berterima kasih, sebab motor yang dibawa kabur itu milik Sri Heni Winarsi, seorang nenek berusia 58 tahun, yang telah menolong dirinya untuk bermalam di rumah korban.
Korban Sri Heni Winarsih nenek 58 tahun yang merupakan pedagang di Pasar Gading Rejo, sebelumnya sempat memberikan tempat berteduh/menginap untuk Yatino. Mengingat Yatino saat itu ditemukan korban tidur di emperan Pasar Gading Rejo, karena merasa kasihan kemudian dibawa kerumahnya, namun dua hari di rumah korban Yatino malah mencuri sepeda motor dan HP anak korban.
Kapolsek Gading Rejo AKP Sarwani, SE mengungkapkan tersangka ditangkap berdasarkan penyelidikan laporan korban pada tanggal 28 Agustus 2018.
“Alahamdulillah kemarin Sabtu (1/9/18) sekitar pukul 01.00 tersangka dapat ditangkap di Pasar Candimas Kecamatan Abung Selatan Lampung Utara,” ungkap AKP Sarwani mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si, Minggu (2/9/18) pagi.
Lanjutnya, dari tangan tersangka turut diamankan barang bukti sepeda motor Honda Beat Nopol B 3883 BDB berikut kunci kontak dan STNKnya.
Kapolsek menjelaskan, adapun kronologis kejadian pada hari Minggu tanggal 19 Agustus 2018 di rumah korban Dusun Purwosari Pekon Tegalsari Kecamatan Gadingrejo. Dimana tersangka Yatino yang sebelumnya selama 2 hari menginap dirumah korban.
“Pada hari itu sekitar pukul 05.00 Wib tersangka sudah tidak ada lagi dan pintu rumah korban sudah terbuka serta barang-barang milik korban berupa sepeda motor berikut STNK dan kunci kontak yang ditaruh di celana anak korban sudah hilang,” jelasnya.
Selain itu tersangka juga mengambil satu unit handphone merk Mitto warna Hitam, sehingga korban mengalami kerugian senilai Rp 9 juta.
Yang mana Kunci Kontak sepeda motor tersebut diambil oleh pelaku dari kantong celana anak korban yang tergantung di kamar. “Namun korban baru melapor ke Polsek Gading Rejo pada Selasa tanggal 28 Agustus 2018,” tandasnya AKP Sarwani.
Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Gading Rejo guna penyidikan lebih lanjut.

Sementara berdasarkan pengakuan tersangka, dia sangat menyesal karena mengambil-barang milik korban, yang diakuinya sangat baik dan memberikan tempat menginap terhadapnya.
“Cuma ingin menguasai barang-barang itu, saya menyesal dan akan membayarnya dengan hukuman ini,” tutur bujangan berprofesi buruh tersebut.
Namun apapun itu bentuk penyesalannya, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya merugikan orang lain, tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. (Edyson/JJ).

Tulis Komentar