oleh

Kartel Narkoba Bakar Sekeluarga di Makassar

Makassar – Kartel narkoba di Makassar membakar 1 keluarga. Direktur Diseminasi Informasi BNN , Brigjen Pol Anthony Hutabarat menyebut kasus ini membuat keprihatinan semua pihak.

“Itulah efek dari akibat kita menggunakan narkoba ada hutang piutang hanya gegara Rp 10 juta bisa membunuh 6 orang, banyak yang tidak bersalah. Tadi saya sampaikan efek narkoba itu bukan cuman kita rugi, semua rugi, nyawa juga, harta juga semuanya kena,” kata Anthony usai acara pengembangan konten kreatif, di Hotel Claro, Kamis (6/9/2018).

Anthony menyebut kasus itu baru terjadi di Sulsel. Kasus ini bahkan menjadi perhatian khusus. Olehnya itu, BNN saat ini telah melakukan berbagai cara dan upaya termasuk MoU dengan pihak lapas.

“Benar kejadian ini baru sekarang di Sulsel agak aneh aneh. Kalau di lapas saya tidak campuri internal, tapi kita ada kerjasama kita sosialisasi ke lapas, kita laksanakan koordinasi pencegahan ada juga alat ekstra digunakan juga,” jelasnya.

Ia menyebut Lapas saat ini sudah sangat baik selama menjalin kerjasama dengan BNN khususnya dalam penanganan narkoba. Baik dalam melakukan tes urin maupun pemeriksaan langsung.

“Kita kerjasama ada aturanya. Mereka ada aturan sendiri dan tidak ada namanya lapas menolak dan menghambat. Kita dengan lapas itu sudah ada kerjasama dengan MoU baik petugas maupun napi. Kalau saya di Jakarta saya sudah ke lapas Cipinang khusus narkotika. Nah di situ kerjasama baik urin maupun petugas jadi lapas terbuka, walaupun ada, itukan hamya oknum saja,” terangnya. kps

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed