oleh

Kemendag Gelar Pelatihan Fasilitasi Pemasaran Online

BANDARLAMPUNG – Direktorat Pengunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri dan Direktorat Perdagangan Dalam Negeri berkerja sama dengan Dinas Perdagangan Lampung menggelar pelatihan terkait fasilitasi pemasaran berbasis online di Ballroom Novetel, Bandarlampung, Kamis (6/8).

Kegiatan ini adalah bagian dari tiga tugas pokok fungsi dari Kementerian Perdagangan, yakni meningkatkan neraca perdagangan, menjaga stabilitas peningkatan bahan pokok dan meningkatkan produk dalam negeri.

“Fasilitasi pemasaran online ini merupakan usaha kami dalam meningkatkan produk dalam negeri dan menjaga stabilitas harga,” kata Staf Ahli Menteri Bidang Iklim dan Hubungan Kelembagaan, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Suhanto.

Sesuai perkembangan zaman, tambahnya, keberadaan pemasaran online sudah begitu mewabah. Jadi sudah seharusnya mengerti bagaimana cara memasarkan produknya secara online.

Baca Juga :  Penumpang Kapal di Bakauheni Diperketat

“Pemasaran secara online itu tidak hanya sekedar mengiklankan produknya, akan tetapi ada norma-norma yang harus diikuti, sehingga konsumen tidak kecewa,” jelasnya

Bukan hanya sekedar pelatihan, tambah Suhanto, kegiatan fasilitasi pemasaran online ini menargetkan pengaplikasian dari pelaku UMKM. “Nanti akan ada tim monitoring yang akan mengevaluasi, mana UMKM yang sudah aktif secara online, mana yang belum, apa kendalanya. Kita dibantu oleh dinas terkait dalam hal ini,” tegasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung, Ferynia, meminta pelaku UMKM di Lampung untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai metode pemasarannya.

Ia juga meminta UMKM untuk lebih kreatif dalam menciptakan produknya. “Selama ini kita hanya menjual bahan mentah, sehingga hasil alam Lampung seperti kopi robusta lebih terkenal di luar negeri dibanding Lampung,” ucapnya

Baca Juga :  Kapolda Lampung Sosialisasi Maklumat Kapolri Terkait Pilkada Serentak

Ferynia juga mengharapkan, produk-produk yang dihasilkan UMKM lebih mengangkat keorisinilan tanah Lampung. “Lampung ini kaya akan bahan pokok, karena itu saya minta supaya pelaku UMKM agar kreatif dan inovatif, sehingga produk yang dihasilkan juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.(ria)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed