oleh

Polres Waykanan Berhasil Ungkap 14 Kasus

WAYKANAN – Ekspose Operasi Sikat Krakatau Tahun 2018 Jajaran Polres dan jajaran Polsek Kanan Way Kanan berhasil mengungkap kasus sebanyak 14 kasus, Kamis (6/9)
Kapolres Way Kanan Ajun Komisaris Besar Polisi Doni Wahyudi didampingi, Kabag Ops Kompol Yudi Pristiwanto, Bahwa kegiatan Operasi Sikat Krakatau 2018 yang telah dilaksanakan dari tanggal 20 agustus sampai dengan 02 september tahun 2018.
Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Way Kanan, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Selaim itu, Pelaksanaan Operasi Sikat Krakatau 2018 di Polres Way Kanan dan jajaran dengan tema siap menanggulangi kejahatan curat, curas dan curanmor serta penyalahgunaan senpi illegal di wilayah hukum Polres Way Kanan.
Masih kata Kapolres Way Kanan AKBP Doni, Untuk diketahui, hasil anev Operasi Sikat Krakatau dari tanggal 20 agustus s.d 02 september 2018 Polres Way Kanan bersama Polsek jajaran berhasil mengungkap 14 kasus yang terdiri dari 2 to orang, 12 non to orang, 2 to perkara, dan 3 to barang serta 14 non to barang narkoba sebanyak lima kasus.
Jika dibandingkan dengan Ops Sikat 3 Krakatau tahun 2017 pelaksanaan hari ke 14 sebanyak 10 kasus mengalami kenaikan sebanyak 4 kasus (N 71%) terdiri dari 2 TO yaitu 2 TO orang tidak mengalami penurunan atau kenaikan 0 kasus (T 0%) dan 10 Non To orang mengalami kenaikan sebanyak 2 kasus (N 80%) .
Jumlah tersangka yang berhasil diamankan hasil Ops Sikat Krakatau 2018 sebanyak 16 orang TSK dengan rincian Curat 9 orang, Curas 2 orang, Curanmor 5 orang dan Narkoba sebanyak 6 orang.
Pelaku dari luar Way Kanan antara lain kasus Curat Ranmor di Kecamatan Baradatu, TSK inisial DD dan HC dari kecamatan tanjung karang timur kota bandar lampung.
Satu pelaku Curas inisial KUR Dan satu pelaku Curat Ranmor Inisial HN, diambil tindakan tegas terukur karena berusaha melawan petugas, sehingga mengalami luka tembak pada kaki .
Sejumlah barang bukti (bb), berhasil disita berupa tujuh unit kendaraan bermotor roda dua berbabagai merek , satu lembar STNK sepeda motor honda revo warna hitam lis warna biru nopol : B 3799 NKD, satu unit kunci letter T, satu kunci liter L, speaker aktif , dua unit monitor merk spc, dua unit CPU dan Narkotika yang diduga jenis sabu seberat 38,55 gram. (Yasir/JJ).

Tulis Komentar

Baca Juga :  Pemkab Pringsewu Gelar Diskusi Penanganan Covid-19

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed