oleh

Kampung Ramadewa, Pilot Projek Pengelolaan Pertanian Moderen

LAMPUNG TENGAH- Direktur Jendral Prasarana dan Sarana Kementrian Pertanian RI, menunjuk Kampung Rama Dewa, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, sebagai Pilot Projek Percontohan Pengolahan Pertanian Modern dan Terpadu di Bumi Beguai Jejamo Wawai.
Hal ini dilakukan pemerintah dalam rangka mempermudah Gerakan Percepatan Pengolahan Tanah dan Penanaman Padi, melalui Pemberdayaan Bigade Alsintan Tahun 2018.
Wakil Bupati (Wabup) Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mengatakan, untuk mewujudkan Stabilitas Pertanian Nasional, maka diperlukan kerjasama yang berkesinabungan dalam pelaksanaan di lapangan.
“Dengan banyak permasalahan klasik yang kita hadapi, maka diperlukan kesamaan persepsi, keterpaduan teknologi, dan sinkronisasi teknis dalam rangka mewujudkan program Pertanian kearah yang lebih baik,” ujar Loekman di dampingi Inspektur 1 Kementrian Pertanian RI, Ir. Susanto, saat melakukan pemukulan Gong sebagai pertanda percepatan pengolahan tanah dan penanaman padi di mulai.
Sebelum menuju lokasi tempat berlangsung nya Gerakan Percepatan Pengolahan Tanah dan Penanaman Padi di Kecamatan Seputih Raman, Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto secara simbolis menyerahkan bantuan Alat Pertanian dan Benih Padi kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Rumbia.
Pantauan media dilokasi, Wakil Bupati Loekman Djoyosoemarto bersama Ir. Susanto dan Kadis Pertanian Lampung Tengah Rusmadi, mengemudikan kendaraan Traktor sebagai simbol Percepatan Pengolahan Tanah. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Penanaman Padi bersama.
“Program Pertanian ini adalah Program Nasional. Oleh karena itu kita harus mendukung penuh, mengingat Program ini sangat membantu para Petani di Lampung Tengah, dengan tujuan menghindari adanya Infor Beras, dan mengantisipasi masyarakat kekurangan Pangan,” ungkap Bupati Gotong Royong ini. (Rendra/JJ).

Tulis Komentar

Baca Juga :  Sekda Pesibar Dikabarkan Positif Covid-19

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed