oleh

Politisi Mesum

BUKAN barang baru, geger video atau foto mesum melibatkan politisi selalu menarik perhatian publik. Dan merujuk dua kasus besar sebelumnya, endingnya selalu berujung pada hilangnya eksistensi politisi bersangkutan.

Video hubungan mesum Yahya Zaini bersama artis Maria Eva, seorang penyanyi dangdut, berujung padamnya karier politik Yahya Zaini. Video berkonten seperti hubungan pasangan suami-istri yang sah itu menghempaskan Zaini, padahal ia sempat disebut-sebut dicalonkan sebagai Menteri Agama.

Geger serupa juga menampar keras Ahmad Fathanah, yang dekat dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishak. Fathanah diketahui punya beberapa istri dan berhubungan dengan banyak perempuan. Fathanah, Si Raja Sawer dikabarkan sangat ‘penyayang’. Ia suka ‘memberikan rumah, mobil, jam tangan mahal kepada cewek teman kencannya. Padahal itu semua asalnya dari duit negara yang diselewengkan.

Baca Juga :  Abaikan Protekes, Pengunjung Serta Pedagang di Simpur Center Banyak Tak Pakai Masker

Kabar tak sedap terkait permesuman dengan terduga seorang politisi juga tengah ramai digunjingkan di kota Tapis Berseri ini. Sebuah foto bergambar dua manusia bugil beredar luas di masyarakat. Konon, salah satu aktornya adalah anggota DPRD Kota Bandarlampung.

Anehnya, kejadiannya sudah lebih dari sepekan, dan selama sepekan itu, Badan Kehormatan masih terkesan ‘segan’ memprosesnya. Padahal, foto itu jelas menampilkan seseorang mirip Ketua Komisi II DPRD Kota Bandarlampung, dari Fraksi Partai Nasdem dengan seorang wanita tanpa busana dalam kamar kost.

BK beralasan kesulitan mengumpulkan keterangan dari pihak pihak yang terlibat dalam kasus itu dan baru akan memprosesnya hari ini.

Masyarakat menanti kerja Badan Kehormatan dan berharap kasus ini diproses cepat, secepat Wiyadi yang melaporkan Wakil Walikota Yusuf Kohar ke Polda karena merasa tak nyaman setelah ribut-ribut kecil.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran COVID-19, Setiap Kecamatan Diminta Siapkan Tempat Isolasi

BK pun diharapkan tak main-main dan segera menuntaskan kasus ini hingga menghasilkan keputusan demi menyelamatkan moral lembaga.

Memang, politisi juga manusia, punya syahwat dan suka yang ‘bening’. Tapi harus diingat, pelampiasan syahwat yang tak semestinya, apalagi kabarnya menjadi viral di media sosial, maka aktornya wajib dilengserkan. Politisi seperti ini pantas diberantas, bukan dilindungi, dan jangan dipilih.

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed