oleh

GAK Alami Tremor Terus Menerus

BANDARLAMPUNG- Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau (GAK) menyebutkan gunung api aktif di Selat Sunda itu mengalami tremor terus-menerus dalam tiga hari terakhir, sehingga para nelayan dan wisatawan kembali diingatkan untuk tak mendekat dalam radius dua kilomter dari gunung tersebut.

“Kondisi Gunug Anak Krakatau adalah tremor terus-menerus dalam tiga hari terakhir. Pemantauan visual atas Gunung Anak Krakatau terhalang kabut, dan tak ada erupsi,” kata Andi Suardi, Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Desa Hargopancuran Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan, Senin.

Kanena aktivitas Gunung Anak Krakatau sulit diprediksi, ia kembali menyebutkan bahwa status gunung itu tetap waspada sehingga para nelayan dan wisatawan dilarang mendekati gunung api tersebut.

Baca Juga :  Miris, Pendidikan di SKB N Punggur Untuk Paket B Dijadikan Lahan Bisnis

Sebelumnya, BMKG juga menyebutkan bahwa Gunung Anak Krakatau sepanjang Kamis hingga Jumat (7/9) dini hari mengalami gempa tremor menerus, teramati sinar api dan terdengar suara dentuman.

Gunung Anak Krakatau berada pada ketinggian 305 meter dari permukaan laut (mdpl). Gempa tremor adalah gempa yang bisa mengindikasikan aktivitas vulkanik dan menjadi paramater penting sebelum terjadi erupsi. (Ant/JJ).

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed