oleh

Ogah Diburu Polisi, Pelaku Curas Menyerahkan Diri

LAMPUNG TENGAH- SATU Persatu pelaku kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang menimpa seorang wanita asal Kecamatan Kotagajah, pada Idul Adha lalu mulai terungkap. Setelah satu pelaku berhasil ditangkap, satu pelaku lain memilih menyerahkan diri, Senin (10/9).
Pelaku Adam (25), warga Buyut Ilir satu dari dua pelaku lainnya menyerahkan diri dengan diantar tokoh masyarakat kampung asalnya, Karyan. Adam memilih diantar ke Satreskrim Polres Lamteng dengan alasan tak ingin diburu pihak kepolisian.
Adam mengaku mendapat informasi jika rekannya Dedi alias Dedet (24) sudah tertangkap. Ia sebelumnya meyakini jika polisi tidak berhasil mengungkap kasus yang mereka lakukan.
“Saya menyerah, karena akan sangat capai jika terus menghindari polisi. Apalagi kawan saya sudah ditangkap. Saya berpikir cepat atau lambat akan ditangkap berdasarkan info dari Dedet,” terang Adam.

Baca Juga :  Bawaslu Metro Apresiasi Tim WaRu Dalam Kedisiplinan dan Penerapan Prokes

Karyan, tokoh masyarakat Buyut Ilir yang mengantar Adam mengatakan, jika penyerahan diri Adam merupakan keinginannya.
“Kita hanya mengantarkan saja. Tapi keinginanan itu (menyerahkan diri) datang diri dia sendiri,” kata Karyan.
Sebelumnya, Curas menimpa korbannya Erna Puji Lestari, warga Kecamatan Kotagajah pada 22 Agustus lalu. Korban, dicegat sekitar pukul 11.00 WIB oleh para pelaku di Kampung Buyut Udik saat hendak bekerja di salah satu swalayan di Bandarjaya.
Modus para pelaku yakni berboncengan dengan satu motor. Dan satu pelaku lagi mengamankan situasi. Kemudian para pelaku memepet motor korban, dan pelaku Adam menendang motor korban hingga terjatuh. Setelah itu korban diancam dengan senjata tajam.
Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian satu unit motor Honda Beat yang berhasil diambil pelaku. Dua hari berselang, pada 24 Agustus pelaku Dedi alias Dedet ditangkap di Kampung Buyut Ilir.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lamteng, Ajun Komisaris Firmansyah mewakili Kapolres AKBP Slamet Wahyudi menjelaskan, dengan satu pelaku atas nama Adam menyerahkan diri, maka satu orang lagi yang masih menjadi buron pihaknya.
“Berdasarkan keterangan korban dan pengakuan dua pelaku, bahwa masih ada satu rekan pelaku lagi yang masih buron. Kita tetap melakukan pengejaran dan sudah mengetahui identitasnya,” kata AKP. Firmansyah.
Kasatreskrim menjelaskan, tugas pelaku Adam saat beraksi yaitu menendang kendaraan korban hingga terjatuh. Sementara pelaku Dedi bertugas sebagai eksekutor sekaligus penjual motor hasil begal. Sementara pelaku yang membawa motor korban disinyalir menjadi otak pelaku.(Rendra/JJ)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed