oleh

Polisi Thailand Bubarkan Diskusi Tentang Rohingya

POLISI Thailand membubarkan forum yang diorganisir oleh jurnalis asing di negeri tersebut yang membahas kekerasan Myanmar terhadap minoritas Rohingya. Kegiatan tersebut membahas apakah perwira senior Myanmar akan diadili atas pelanggaran hak asasi manusia.

Salah satu panelis di acara tersebut, Kingsley Abbott, pengacara senior di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) internasional, International Commission of Jurist, mencela sikap kepolisian Thailand. Menurut Abbott, penting bagi Thailand sebagai tetangga Myanmar untuk membahas hal itu.

“Ini isu yang menjadi perhatian global dan Thailand sebagai tetangga Myanmar dan salah satu suara utama di ASEAN, harus bisa mengambil peran pemimpin dalam situasi ini,” kata Abbott, seperti dilansir dari Voice of America, Selasa (11/9).

Baca Juga :  Ini Dia Penyebab Insentif Kartu Prakerja Tanggal 12 -16 September Gagal Cair

Puluhan polisi Thailand mendatangi acara yang digelar oleh Koreponden Asing Thailand (Foreign Correspondents Club of Thailand). Polisi Thailand meminta agar para panelis tidak berbicara di acara tersebut.

“Keputusan Thailand untuk memerintahkan event tersebut untuk tidak berjalan sungguh mengecewakan dan merupakan kesempatan yang hilang untuk membahas situasi dan mengidentifikasi kemungkinan untuk akuntabilitas dalam sebuah forum terbuka di kawasan itu,” katanya.

Selain Abbott di acara tersebut rencananya aktivis Rohingya dari Inggris Tun Khin dan mantan diplomat Thailand Kobsak Chutikul juga akan bicara. Para akhir bulan lalu tim khusus Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) merekomendasikan pemimpin militer Myanmar harus dibawa ke pengadilan atas tindakan mereka atas kekerasan yang mereka lakukan kepada muslim Rohingya.(rep)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed