oleh

Rubella Menyerang 60 Siswa di Kalimantan Selatan

SETIDAKNYA 60 siswa dan satu orang dewasa diduga terkena campak rubella di Kota Banjar Baru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Untuk memastikan bahwa penyakit ini menyerang warga, Dinas kesehatan setempat tengah menunggu hasil resmi pemeriksaan medis dari Kementerian Kesehatan.

Dugaan kuat itu muncul, karena gejala campak terjadi sebelum musim libur sekolah 17 hingga 25 Agustus lalu di sebuah pondok pesantren.

Menurut catatan Dinas Kesehatan pada 28 Agustus, 33 anak dicurigai terjangkit campak rubella, 31 di antaranya anak di bawah 15 tahun. Sebanyak 10 anak tidak mengetahui apakah pernah mendapat vaksin MR, dan satu anak mengatakan belum divaksin.

Di pondok pesantren lain, dari pemeriksaan awal pada 31 Agustus lalu, sembilan anak dinyatakan mengalami gejala campak, dan pada 1 September, jumlahnya bertambah menjadi 19 anak, 11 di antaranya berusia di atas 15 tahun.

Baca Juga :  MELAWAN ARUS: Ramai Desakan Tunda Pilkada, Jokowi Bilang TIDAK

Akibat penolakan dan hoaks, imunisasi massal campak dan rubella MR diperpanjang
Sementara itu, sembilan orang di salah satu SMA negeri juga dicurigai mengalami gejala campak, terdiri dari seorang guru, dan delapan siswa.

Sampai saat ini, sambil menunggu hasil pemeriksaan sampel darah dan urine 61 orang yang terduga terjangkit rubella, Dinas Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan dan melakukan karantina terhadap beberapa orang yang diduga terjangkit penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar Baru, Agus Widjaja, belum bisa memastikan gejala yang dialami 61 orang itu apakah campak rubella atau campak Jerman dan campak biasa atau orbili.(bbc/iwa)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed