oleh

Kemenhub Segera Lelang Operator Pelabuhan Patimban

JAKARTA, – Kementerian Perhubungan akan segera melelang operator pelaksana Pelabuhan Patimban, Jawa Barat.

Pengelolaan pelabuhan tersebut rencananya akan menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

“Akhir September atau awal Oktober ini akan segera kita lelang,” ujar Direktur Kepelabuhanan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan M. Tohir di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Tohir menambahkan, pelabuhan tersebut ditargetkan beroperasi pada Maret 2019 mendatang. Saat ini, progres pembangunannya masih dalam tahap persiapan.
“Pembebasan lahan masih proses berjalan. Sebagian untuk akses road sudah kontrak, tapi kontraknya di PUPR. Lahan sebagian sudah 60 persen sudah pembebasan,” ucap dia.

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan, pembebasan lahan untuk wilayah Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, sudah mencapai 60 persen. “Sebagian sudah (untuk lahan).

Baca Juga :  XL Axiata Salurkan 350 Ribu Paket Internet Gratis Untuk Pelajar Lampung

Kurang lebih, mendekati 60 persen,” ujar Budi Karya dalam acara penandatanganan kontrak kerja sama Paket I : Konstruksi Terminal Pelabuhan Patimban di Kementrian Perhubungan, pekan lalu.

Masyarakat Patimban sempat keberatan dan menggelar protes karena biaya ganti rugi tanah untuk Pelabuhan Patimban dinilai terlalu kecil. Namun Menhub menegaskan bahwa biaya ganti tersebut sesuai dengan peraturan yang ada. “Mengenai tanah, kita sesuai dengan UU No 2 yang didiskusikan secara baik, secara soft.

Menghitung sesuai harga pasar artinya harganya bisa jauh lebih dari harga sebelumnya, jadi kalaupun Rp 200.000, Rp 250.000, Rp 300.000 itu bisa 3 atau 4 kali lipat dari harga sebelumnya,” sebutnya. kps

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed