oleh

Pemkot Ancam Cabut Ijin Karaoke New Dwipa

BANDARLAMPUNG – Pasca disitanya belasan botol minumas keras (miras) jenis Black Royal dari Karaoke New Dwipa oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, pada Kamis (6/9) malam lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung ancam cabut izin tempat hiburan itu.
“Kita bisa memberikan peringatan hingga mencabut izin operasi Karaoke tersebut, apabila terbukti melakukan pelanggaran,” tegas Asisten I Pemkot Bandar Lampung, Sukarma Wijaya, Rabu (12/9).
Menurutnya, jika Karaoke New Dwipa terbukti melanggar, Pemkot akan memberikan sangsi tegas hingga pencabutan izin.
“Untuk pengawasan, kita bisa memberikan peringatan-peringatan. Kita juga punya kekuatan untuk memberikan penyegelan, dalam artian menutup izinnya. Selama dia (Karaoke New Dwipa) melanggar Perda, bisa kita cabut izin operasionalnya,” tegasnya lagi.

Baca Juga :  PBU NU Minta Pilkada Serentak Ditunda

Sukarma Wijaya yang saat ini juga menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bandar Lampung, menjelaskan, bahwa untuk pelanggaran izin miras, masuk dalam ranah Perda Tindak Pidana Ringan (Tipiring).
Dijelaskannya, Untuk melakukan tindakan secara represif untuk Tipiring, harus dilakukan secara Yustisia. Yaitu tim gabungan kejaksaan, pengadilan, dan kepolisian.
“Prosesnya adalah setelah dilakukan razia, akan dilakukan sidang di tempat. Kemudian dicari pelanggaran mana yang dilakukan, aturan mana yang harus kita tegakkan, lalu diputuskan hukuman apa yang akan diberikan,” jelasnya.
Masih kata dia, Satpol PP tidak bisa melakukan penindakan represif sendirian. “Yang benar penindakan itu secara Yustisia, jadi tim lengkap, kalau tidak lengkap, tidak bisa. Harus dilakukan peradilan di tempat, baru bisa menindak dan menghukum,” pungkasnya

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed