oleh

Lima Ribu Mahasiswa Program Doktor dapat Peringatan

BANDAR LAMPUNG – Para mahasiswa program penerima beasiswa 5.000 doktor pada program pascasarjana (PPs) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mendapat peringatan dari Kementerian Agama RI.

Kasubdit Ketenagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI, A. Syafi’i menjelaskan hal itu pada acara supervisi dan percepatan studi program beasiswa 5.000 doktor PPs UIN RIL di Bandar Lampung, Kamis (13/9/2018).

Mahasiswa penerima beasiswa, kata dia, harus cerdas mengatur kuliah sehingga dalam waktu tiga tahun dapat menyelesaikan tugas belajarnya. “Jika tidak selesai sesuai kontrak tiga tahun, maka mahasiswa itu harus mengembalikan dana Rp210 juta,” tegas Syafi’i.

Dia juga mengingatkan jika mahasiswa program 5.000 doktor ini tidak menyelesaikan tugas belajarnya tepat waktu, akan menghambat program selanjutnya. Bahkan kena pinalti dari Kemenkeu dan Bappenas.

Baca Juga :  XL Axiata Salurkan 350 Ribu Paket Internet Gratis Untuk Pelajar Lampung

Hadir dalam acara supervisi dan percepatan itu antara lain Wakil Direktur PPs UIN RIL Prof. Dr. Sulthan Syahril dan puluhan mahasiswa program beasiswa angkatan 2015, 2016, 2017, dan 2018.

Pada kesempatan itu, Sulthan mengingatkan mahasiswa penerima beasiswa agar menjaga nama baik civitas akademika baik dimata pemerintah pusat maupun publik. Program 5000 doktor ini, kata dia, sebuah kepercayaan pemerintah kepada UIN RIL atas perjanjian tripartit Kemenag RI, Kemenkeu, dan Bappenas. Sehingga program tersebut harus disukseskan terutama mahasiswa penerima beasiswanya. (rls humas UIN)

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed