oleh

Pelaku Penembakan Menderita Gangguan Jiwa

BANDAR LAMPUNG – Pelaku penembakan tetangganya dengan senapa angin Robert Panggabean, diduga mengalami gangguan Jiwa sejak tahun 1999, bahkan dia juga memiliki riwayat kejiwaan dengan mengantungi kartu kuning.

“Dia ini, memang pernah gangguan jiwa, tapi empat tahun belakangan sempat dinyatakan sembuh, makanya nanti kita cek lagi,” kata Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Harto Agung Cahyono, Kamis (13/9/2018).

Untuk memastikan apakah pelaku dapat dijerat pidana, pihak Satreskrim Polresta Bandar Lampung dengan Polsek TanjungKarang Barat, akan menggelar perkara terlebih dahulu.

Kemudian pihaknya mengirimkan korban untuk dilaksanakan visum et repertum kejiawaannya di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung. “Jadi kami nanti Koordinasi dengan RSJ, apakah memang mengalami gangguan jiwa, atau tidak, jadi dasar kita,” katanya

Baca Juga :  Jenazah Pratu Dwi Dimakamkan di Lampung Tengah

Kendati belum ditetapkan sebagai tersangka karena butuh pernyataan dari RSJ, namun pelaku diancam dengan pasal 351 KUHP ayat (2) yakni Penganiayaan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Sebelumnya Robert melakukan penembakan dengan senapa angin yang mengenai tetangganya Maryani Purba dan Dapit Riki Pahrijal. Akibatnya kedua korban harus dirawat di rumah sakit terkena peluru senapan angin pelaku.

Usai menembak Robert kabur. Tak berselang lama Robert ditangkap Polisi di sebuah kawasan di Bandarlampung dan digelandang ke Mapolresta, untuk mempertanggung jawabkan kelakuannya. ant

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed