oleh

Polisi Bongkar Pabrik Minyak Ilegal

PALEMBANG, – Pabrik minyak ilegal yang berada di Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, dibongkar oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan, Minggu ( 16/9/2018).

Lima orang yang merupakan pegawai dari pabrik minyak ilegal pun turut diamankan petugas bersama 10 ton BBM jenis solar yang akan dijadikan barang bukti.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang langsung memimpin penggerbekan tersebut mengatakan, mereka sebelumnya mendapatkan laporan dari tim Pengumpulan Bahan-bahan Keterangan (Pulbaket) Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas (Migas) jika adanya kegiatan pengolahan minyak di pinggir sungai Musi.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas langsung menyisir lokasi yang disebutkan, hingga menemukan satu unit kapal besar yang sedang bersandar di pelabuhan semi permanen milik PT Karimata Energi Persada.

Baca Juga :  Polres Way Kanan Ringkus Pelaku Penggelapan HP

“Dari hasil pemeriksaan, para pegawai perusahaan tersebut tidak bisa menunjukkan izin operasional penyimpanan dan pengolahan BBM. Di dalam kapal terdapat 10 ton BBM jenis solar,” kata Zulkarnain.

Dia melanjutkan, empat tangki yang diduga menjadi alat pengolahan minyak pun hilang di lokasi kejadian. Dugaan jika kapal serta pabrik tersebut mengolah minyak secara ilegal pun semakin menguat.

“Ketika dilaporkan ke kami, tangki itu masih ada. Setelah dicek, tadi sudah hilang, para karyawannya bungkam semua, ini yang lagi diselidiki,” ujarnya. Diungkapkan Zulkarnain, PT Karimata Energi Persada diduga kuat menyalahgunakan Surat Keterangan Penyalur (SKP) dengan melakukan kegiatan niaga diluar SKP.

“Setidaknya perusahaan ini akan dijerat dengan pasal 53 huruf D UU RI nomor 22 tahun 2001 tentang niaga migas tanpa izin yang akan dijerat tiga tahun pidana penjara dan pidana denda Rp30 miliar. Untuk pengolahan ilegalnya masih akan diselidiki, ”jelasnya. kps

Tulis Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed